Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Diduga Memeras, 4 Pegawai DLHK Riau Ditangkap Usai Amankan Alat Berat di Langgam

Hingga para pelaku meminta sejumlah uang agar alat beratnya dilepaskan. Namun bukannya menerima uang, keempatnya malah digelandang polisi ke Mapolres

Penulis: johanes | Editor: David Tobing

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelalawan melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap 4 orang pegawai Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau pada Senin (18/7/2022) lalu.

Para pelaku diduga melakukan pemerasan terhadap seorang pengusaha alat berat di Kecamatan Langgam, Pelalawan.

Modus pemerasan yang lancarkan keempat pegawai tersebut dengan menuding alat berat milik korban bekerja di Hutan Produksi Terbatas (HPT) yang ada di Langgam.

Hingga para pelaku meminta sejumlah uang agar alat beratnya dilepaskan. Namun bukannya menerima uang, keempatnya malah digelandang polisi ke Mapolres Pelalawan dan dijebloskan ke sel tahanan.

"Para pelaku meminta uang sebanyak Rp 40 juta kepada korban, sedangkan korban hanya mampu memberikan Rp 15 juta," kata Kasat Reskrim Polres Pelalawan AKP Nur Rahim SIK didampingi Kasubag Humas AKP Edy Harianto dalam kompetensi pers yang digelar di Mapolres, Selasa (19/7/2022) sore.

Adapun identitas keempat tersangka yakni TM (53) yang merupakan penyidik Bidang Penaatan dan Penataan DLHK Riau yang tinggal di Kelurahan Delima Kota Pekanbaru.

Selanjutnya HS (51) merupakan pengadministrasi data penyajian dan publikasi DLHK Riau, beralamat di kelurahan Rejo Sari Pekanbaru.

Kemudian BT (44) bertugas sebagai Penelaah Data Sumber Daya Alam DLHK Riau, tinggal di Kecamatan Tampan Pekanbaru. Terakhir MAG (41) yang merupakan ASN di UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan Sorek (KPH) DLHK Riau, tercatat sebagai warga Tenayan Raya Kota Pekanbaru.

"Tersangka TM, HS, dan BT merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS), sedangkan MAG merupakan ASN di KPH Sorek," tambah Kasat Nur Rahim.

Nur Rahim menerangkan, keempat pelaku berangkat ke Kecamatan Langgam, Pelalawan pada Minggu (17/7/2022) lalu.

Bermodalkan Surat Perintah Tugas (SPT) yang ditandatangani Kepala UPT KPH Sorek DLHK Riau bernama Dewi Handayani SH MH.

Para pelaku melihat satu unit alat berat yang sedang bekerja di areal Hutan Produksi Terbatas (HPT) di Langgam.

Kemudian mereka menyuruh operator alat berat berhenti bekerja dan mengambil kunci eskavator tersebut.

Para pelaku kemudian menginterogasi operator terkait alat yang dioperasikan dan bekerja di lahan HPT. Para tersangka menyuruh operator memanggil pemilik alat berat bernama Andika Tarigan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved