Breaking News:

Berita Siak

Pemkab Siak Telusuri Akar Masalah Stunting dan Turunkan Kasusnya

Wakil Bupati Siak Husni Merza BBA, MM menelusuri penyebab stunting di perdesaan Siak.

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Ariestia
Istimewa
Wabup Siak Husni Merza menyampaikan pencegahan stunting kepada jemaah masjid raya kampung Keranci Guguh, kecamatan Sungai Apit, Jumat (22/7/2022). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Wakil Bupati Siak Husni Merza BBA, MM menelusuri penyebab stunting di perdesaan.

Tak heran bila di desa Keranji Guguh, kecamatan Koto Gasib terdapat sedikitnya 9 bayi stunting.

“Saya datang ke kampung itu dan melihat situasi dan kondisi masyarakat. Dari 9 kasus di sana kita harus prioritaskan dan anak -anak di sana harus diperhatikan asupan gizinya,” kata Husni Merza, Minggu (24/7/2022).

Salah satu penyebab stunting yang paling mendasar adalah karena faktor kemiskinan. Pihaknya meminta
dinas terkait mengupgrade data dan melakukan kajian penduduk miskin dan kaitannya dengan stunting.

“Ada beberapa rumah tangga miskin telah masuk ke dalam data penerima PKH. Di kecamatan Koto Gasib jumlahnya sebanyak 2.912 Kepala Keluarga (KK),” kata dia.

Bagi 9 orang anak yang mengalami stunting di Keranji Guguh segera ditangani. Mereka diberiian asupan gizi berupa telur bebek dan madu.

“Kita harus gerak cepat mendata guna menyusuri dasar pokok kesejahteraan keluarga anak yang mengalami stanting,” kata dia.

Langkah ini diambil guna mencegah keterlambatan pertumbuhan kepada si anak. Jika tidak dicegah, si anak mengalami kesulitan dalam menerima pelajaran di sekolahnya dan mudahnya terserang penyakit. Selain itu penalaran si anak tidak berkembang dengan baik.

Husni menekankan, menurunkan angka stunting adalah komitmen bersama antara pemerintah pusat dengan daerah. Pemkab Siak akan mengeluarkan kebijakan untuk menekan angka stunting ini.

Husni Merza mengatakan, Pemerintah Kabupaten Siak dalam mencegah stunting telah melakukan berbagai program dan kegiatan hingga ke tingkat kampung. Pihaknya juga telah berkolaborasi bersama OPD, TP PKK, dan berbagai pihak lainnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved