Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Anggaran Banjir dan Perbaikan Jalan di APBD-P, Ini Kara Fraksi Gerindra DPRD Pekanbaru

Anggaran penanganan banjir dan perbaikan jalan rusak di Kota Pekanbaru, harus menjadi perhatian khusus Pemko Pekanbaru.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
TRIBUNPEKANBARU.COM/DODI VLADIMIR
Sejumlah kendaraan menerjang banjir di Jalan Jenderal Pekanbaru, Senin (25/4/2022) Tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Anggaran penanganan banjir dan perbaikan jalan rusak di Kota Pekanbaru, harus menjadi perhatian khusus Pemko Pekanbaru. Terutama pada APBD Perubahan 2022 mendatang.

Sebab selama ini, OPD terkait terkesan hanya memposkan anggaran tersebut seadanya. Sehingga hasilnya juga tidak maksimal. Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Pekanbaru Wan Agusti SH MH, meminta, agar pada APBD Perubahan 2022, anggaran ini harus dimaksimalkan.

"Kita minta ini diprioritaskan lah. Karena bersentuhan dengan masyarakat banyak. Apalagi masalah banjir dan jalan rusak selama ini tak pernah selesai. Anggarannya jangan pelepas tanya aja," tegas Wan Agusti kepada Tribunpekanbaru.com, Senin (25/7/2022).

Seperti diketahui, anggaran penanganan banjir tahun 2022 ini hanya disiapkan Rp 15 miliar. Jumlah tersebut, dipastikan tidak bisa mengakomodir banyaknya titik banjir di kota ini.

"Mumpung belum dibahas (APBD Perubahan 2022), kita ingatkan Pemko. Nanti kami di Rapat Banggar juga memastikan agar anggarannya maksimal. Karena mau sampai kapan banjir di Kota Pekanbaru. Toh selama ini, Pemko hanya berkutat di konsep saja," tegasnya.

Lebih lanjut disampaikan, untuk anggaran perbaikan jalan rusak, juga harus menjadi perhatian khusus. Karena selama ini, pola Dinas PUPR Pekanbaru dalam memperbaiki jalan, hanya dengan sistem tambal sulam.

Kualitas tambal sulam ini pun tidak bagus. Ini bisa dilihat di beberapa titik jalan yang ditambal sulam, dalam satu dua bulan ke depan, rusak lagi.

"Jangan lah main-main dengan anggaran. Tiap tahun dianggarkan, tapi hasilnya tak bagus. Bagus dimaksimalkan saja anggarannya besar, sehingga berkualitas dan tahan lama," sebutnya.

Wan Agusti yang juga Anggota Komisi IV DPRD ini juga meminta, agar jalan rusak akibat galian IPAL di sejumlah titik, segera diperbaiki oleh kontraktornya.

"Jangan pakai APBD untuk perbaikan jalan akibat galian IPAL. Ini akan kami awasi dan pantau terus. Perbaiki segera itu, karena masyarakat sudah mengeluh," harapnya. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved