Breaking News:

Berita Dumai

Dari 236 Ribu Jiwa Baru 60 Ribu Masyarakat Kota Dumai yang Sudah Vaksin Booster

‎Kepala Dinas Kesehatan Dumai, dr Syaiful mengungkapkan agar Covid-19 ini benar benar punah yakni, vaksin lengkap seluruh sasaran Vaksin di kota Dumai

Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: CandraDani
Tribun Pekanbaru/Donny Kusuma Putra
Sebanyak 86 Jemaah Calon Haji (JCH) 2022 asal Kota Dumai menjalani swab PCR, pada Rabu (22/6/2022) atau 72 jam sebelum mulai berangkat pada 23 Juni 2022 ke Mekkah. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI- Saat ini beberapa kasus positif Covid-19 kembali muncul di Provinsi Riau. Masyarakat diminta kembali mematuhi protokol kesehatan dan pemerintah juga mengimbau dapat mengikuti vaksinasi Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Dumai, dr Syaiful mengungkapkan, pemerintah Pusat kembali mengetatkan penggunaan masker, dan Protokol kesehatan.

Syaiful menjelaskan, hal yang harus terus dikebut agar Covid-19 ini benar-benar punah yakni, vaksin lengkap seluruh sasaran Vaksin di kota Dumai.

‎"Vaksin lengkap hingga Booster merupakan salah satu cara untuk membuat Covid-19 benar-benar punah di kota Dumai, untuk itu kami tiak akan pernah bosan untuk mengajak masyarakat segera melengkapi vaksinnya," sampai dr Syaiful, Senin (25/7/2022).

Dirinya menerangkan, bagi masyarakat yang ingin vaksin lengkap dan booster bisa segera datang ke puskesmas terdekat, di wilayahnya, atau mendatangi gerai-gerai vaksin yang tersedia.

Ia menjelaskan, hingga Minggu (24/7/2022) sebanyak 60.102 warga Dumai telah divaksin dosis ke tiga atau booster, atau capaiannya sudah 25, 46 persen dari sasaran vaksin sebanyak 236.058 jiwa.

Syaiful menerangkan, sasaran vaksinasi di Kota Dumai, sebanyak 236.058 jiwa, hingga 24 Juli 2022 jumlah warga yang telah divaksin dosis pertama sebanyak 250.508 jiwa atau 106,12 persen.

Lebih lanjut dijelaskanya, untuk Vaksinasi dosis kedua, sudah terealisasi sebanyak 189.133 jiwa atau 80,12 persen, dengan total dosis yang terpakai sebanyak 498.531 dosis.

Dirinya berpesan kepada masyarakat untuk tetap melengkapi vaksinnya hingga booster, karena ini sangat penting bagi kepunahan Covid-19.

Ia berpesan, meskipun sudah divaksin, warga masih bisa terinfeksi virus Corona, meski kondisinya tidak berat atau kritis.

Untuk itu harus tetap mematuhi Protokol Kesehatan ketat yaitu menggunakan masker, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menjaga jarak serta tidak berkerumun.

"Lonjakan kasus akan meningkat apabila tidak disertai penerapan protokol kesehatan yang ketat, dan bagi masyarakat lengkapi vaksin hingga booster," pungkasnya.(*)

(Tribunpekanbaru.com/donny kusuma putra)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved