Breaking News:

Berita Siak

Dinsos Siak Bakal Gelar Workshop Penyelarasan Biografi Tengku Buwang Asmara

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Siak Wan Idris terus menggesa penyelesaian dokumen pengusulan Tengku Buwang Asmara menjadi pahlawan nasional.

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Mayonal Putra
Dokumen kota Sungai Mempura semasa pemerintahan Tengku Buwang Asmara dipajang di ruang tunggu kantor Dinas Sosial Siak. Foto diambil Senin (25/7/2022). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Siak Wan Idris terus menggesa penyelesaian dokumen pengusulan Tengku Buwang Asmara menjadi pahlawan nasional.

Tahapan demi tahapan telah dilalui sehingga prosesnya sedang mempersiapkan workshop penyelarasan naskah biografu dan perjuangan Tengku Buwang Asmara.

“Workshop penyelarasan naskah biografi dan perjuangan Tengku Buwang Asmara dalam rencananya kita gelar tanggal 3-6 Agustus 2022, di Pekanbaru,” kata Wan Idris, Senin (25/7/2022).

Gelaran workshop itu tujuannya untuk melengkapi buku biografi Tengku Buwang Asmara yang berjudul
Muslihat Bermartabat. Pelengkapan naskah biografi dan perjuangan itu dengan menambah data-data primer dan sekunder dari sumber-sumber terpecaya.

“Worksho itu juga untuk memperbaiki buku hasil kajian naskah sejarah perjuanagn Tengku Buwang Asmara, sebagaimana hasil seminar pada Desember 2021 lalu,” kata dia.

Workshop tersebut akan melibatkan Tim Pengkaji dan Peneliti Gelar Daerah (TP2GD) Kabupaten Siak, TP2GD provinsi Riau, tim perumus dan pengkaji serta lintas sektor yang berkaitan dengannya. Workshop itu juga untuk menggali kondisi sosial, politik, ekonomi dan budaya Tengku Buwang Asmara.

“Setelah workshop kemudian kami akan menelusuri zuriat dan meminta persetujuan zuriat atas sketsa wajah Tengku Buwang Asmara,” kata dia.

Setelah proses itu, pihaknya juga bakal menggelar seminar nasional tentang biografi dan perjuangan Tengku Buwang Asmara. Tahapan demi tahapan akan dipadatkan sehingga dokumen pengusulan Tengku Buwang Asmara ke Kementerian Sosial harus lengkap.

“Kementerian sosial memberikan tiga kali kesempatan atas pengusulan pahlawan nasional untuk satu nama calon. Berdasarkan arahan Pak Bupati, biarlah agak lambat dalam melengkapi dokumen namun diupayakan berkas tidak ditolak,” kata dia.

Wan Idris juga mempunyai animo yang kuat untuk meluluskan Tengku Buwang Asmara menjadi Pahlawan Nasional RI. Meskipun perjuangan untuk mengusulkan dan mempertahankan kebenaran dokumen sangat memakan waktu dan tenaga, namun ia menganggap pengusulan ini tantangan yang sangat positif.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved