Breaking News:

Berita Riau

Hoax Nggak Nih? Warga Pertanyakan Minyakita yang Belum Kunjung Beredar di Pekanbaru

Kabar Minyakita beredar sampai ke Pekanbaru belum ada perkembangan sama sekali, hoax nggak nih, kata warga Pekanbaru

Penulis: Alex | Editor: Nurul Qomariah
ISTIMEWA
Minyakita seharga Rp 14 ribu belum juga beredar di Pekanbaru. Warga mempertanyakan hingga mengira itu kabar hoax. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sejak awal bulan diluncurkan oleh Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan bersama Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga, Minyakita hingga saat ini masih belum kunjung beredar di Pekanbaru.

Hal ini menjadi tanda tanya bagi masyarakat.

Pasalnya janji Mendag tersebut masih dinantikan oleh masyarakat, yang menjanjikan minyak goreng kemasan dengan merek Minyakita tersebut dengan harga yang sangat terjangkau, yakni Rp 14 per liter.

Seorang warga Sialang Munggu, Panam Pekanbaru, Rudianto mengatakan, saat ini sudah mendekati penghujung bulan.

Namun kabar Minyakita beredar sampai ke Pekanbaru belum ada perkembangan sama sekali.

"Ini udah mau sebulan nih. Mana janji Mendag. Katanya akan bisa didapatkan di supermarket-supermarket. Sampai sekarang nggak nemu tuh. Hoax nggak nih," kata Rudianto kepada Tribunpekanbaru.com, Rabu (27/7/2022).

Ia juga mengatakan, dirinya sudah mencari ke berbagai supermarket san menanyakan hal tersebut ke kawan-kawannya di kawasan lain, namun sama sekali belum ada yang mendapati peredaran Minyakita.

"Sudah keliling saya dan nanya juga kawan-kawan yang ada di Rumbai, Kulim, kawasan kota, Sukajadi dan lain-lain, tak ada juga kawan yang ketemu Minyakita tersebut," imbuhnya.

Warga lainnya, Yanti yang tinggal di Rawa Bening Pekanbaru juga mempertanyakan hal yang sama. Dalam perkiraannya, Minyakita mestinya sudah beredar sepekan atau dua pekan setelah diluncurkan.

"Setelah dilaunching harusnya kan beredar ya. Tapi sampai sekarang kok belum kunjung ada. Saya juga mengikuti perkembangan beritanya, ternyata bukan cuma di Pekanbaru masyarakat yang mempertanyakan peredaran Minyakita, tapi juga di beberapa daerah lainnya," ujar Yanti.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved