Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Judi Online dan Togel Marak Lagi di Pekanbaru? Ini Harapan Anggota DPRD kepada Kepolisian

Komisi I DPRD Pekanbaru meminta agar Kepolisian benar-benar serius memberantas perjudian di Kota Pekanbaru

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Nurul Qomariah
Istimewa
Anggota Komisi I DPRD Pekanbaru H Fathullah SH MH berharap kepolisian benar-benar serius memberantas perjudian di Kota Pekanbaru. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Beberapa tempat di Kota Pekanbaru, hingga kini masih terindikasi sebagai sarang perjudian.

Baik itu judi yang dikelola secara online, maupun judi togel (nomor), masih bebas beredar di Kota Bertuah.

Kondisi ini tentunya direspon keras legislator di Gedung Payung Sekaki DPRD Pekanbaru.

Komisi I DPRD Pekanbaru yang membidangi masalah ini meminta, agar Kepolisian benar-benar serius memberantas perjudian ini.

Apalagi sudah ada perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bernomor: ST/2122/X/RES/1.24/2021, tentang menutup segala bentuk perjudian.

"Kita mendapat laporan judi online terbesar ada di Kota Pekanbaru. Lokasinya berada di Kecamatan Marpoyan Damai Pekanbaru. Kita harapkan ini bisa dibongkar tuntas. Siapapun terlibat, disikat habis," kata Anggota Komisi I DPRD Pekanbaru H Fathullah SH MH, Jumat (29 /7/2022) kepada Tribunpekanbaru.com.

Operasional judi online yang kini diyakini masih beroperasi di Kota Pekanbaru, modusnya sangat rapi. Dengan menyewa ruko dan mempekerjakan puluhan karyawan, beromzet miliaran rupiah per hari.

Diyakini kuat, operasional ini dibekingi oknum tertentu berpangkat tinggi. Sebab, jika pun aparat setempat tahu, namun tidak berdaya untuk menggrebek dan menangkapnya.

Begitu juga dengan judi togel. Beberapa pemainnya, masih beroperasi hampir di setiap kecamatan di Kota Pekanbaru. Namun, mereka bisa mulus beroperasi hingga sekarang, diduga kuat ada yang memeliharanya dan membekinginya.

"Yang pasti, kita support Polda Riau, Polresta Pekanbaru hingga Polsek untuk memberantas judi ini. Kita harapkan juga ada output (pelakunya ditangkap), setelah perintah Kapolri ini turun," tegasnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved