Breaking News:

Jalan Tol Pekanbaru Rengat

Pemindahan Pintu Tol Pekanbaru-Rengat Usulan Pemda Pelalawan Direspon Pusat, Ini Tanggapannya

Pemerintah pusat merespon secara positif terkait usulan dari Pemda Pelalawan atas rencana pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Rengat

Penulis: johanes | Editor: Nurul Qomariah
Istimewa
Rapat pembahasan Jalan Tol Pekanbaru-Rengat di kantor Gubernur Riau beberapa waktu lalu yang dihadiri Bupati Pelalawan H Zukri. Pemda mengusulkan pemindahan dan penambahan pintu tol. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Pemerintah pusat merespon secara positif terkait usulan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan, Riau atas rencana pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Rengat yang akan dibangun mulai tahun 2023.

Perencanaan pembangunan Jaln Tol Pekanbaru-Rengat telah dimulai oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sejak tahun 2022 ini.

Selama proses perencanaan Jalan Tol Pekanbaru-Rengat, Kementerian PUPR dan konsultannya terus berkoordinasi dengan Pemda Pelalawan untuk kelancaran proses pembangunan nantinya.

Ada beberapa hal yang disampaikan Pemkab sebagai usulan sesuai kondisi daerah.

"Tampaknya apa yang kita usulkan mendapat respon positif dari pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR,"Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pelalawan, Tengku Zulfan SE kepada Tribunpekanbaru.com, Jumat (29/7/2022).

" Mereka akan mempelajari kembali penambahan dan pengalihan pintu tol tersebut," imbuhnya.

Tengku Zulfan menjelaskan, usulan dari Pemda Pelalawan itu telah dilengkapi kajian dari Dinas PUPR Pelalawan.

Mulai pemindahan pintu tol di Kecamatan Pangkalan Kerinci serta penambahan exit tol di Kecamatan Pangkalan Lesung.

Semua kajian itu dimuat dalam sebuah dokumen dan telah diserahkan kepada pemerintah pusat untuk dipelajari, serta menjadi bahan pertimbangan sebelum penentuan lokasi (penlok).

Tengku Zulfan merincikan, usulan pertama yakni pemindahan pintu tol yang ada di Pangkalan Kerinci terletak di Jalan Sultan Syarif Hasyim yang berdekatan dengan kantor Bupati Pelalawan.

Pemda meminta pintu itu dipindahkan ke Jalan Lintas Timur (Jalintim) dekat Jalan Lingkar Kota atau Ring Road.

Akses ini akan lebih mudah terhubung tanpa harus melalui pusat Kota Pangkalan Kerinci.

Selain itu dipindahkan ke Jalintim Kilometer 55.

Karena akses kendaraan akan sangat banyak ketika jalan tol beroperasi, sedangkan Jalan Sultan Syarif Hasyim cukup kecil dan kendaraan besar tidak diizinkan masuk ke kota.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved