Breaking News:

Berita Riau

Baru Terealisasi 4 Persen, 197 Ribu Ekor Sapi di Riau Jadi Target Vaksinasi PMK

Sebanyak 197.190 ekor hewan ternak di Provinsi Riau akan mendapat vaksinasi guna mencegah penyebaran wabah PMK di Riau

Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Nurul Qomariah
ISTIMEWA
Ilustrasi.197.190 ekor hewan ternak di Provinsi Riau akan mendapat vaksinasi guna mencegah penyebaran wabah PMK di Riau 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sebanyak 197.190 ekor hewan ternak di Provinsi Riau akan mendapat vaksinasi guna mencegah penyebaran wabah PMK di Riau.

Jumlah hewan yang akan divaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) tersebut merupakan target yang sudah ditetapkan oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Riau.

Lalu bagaimana capaian vaksinasi PMK di Riau. Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Riau, Herman, Minggu (31/7/2022) mengatakan, sejauh ini Riau baru mencapai dapatkan 7.400 dosis vaksin yang dikirim Kementerian Pertanian (Kementan) RI. Ini merupakan kiriman tahap pertama.

Kemudian, pada tahap kedua, Riau kembali mendapatkan pasokan vaksin sebanyak 50 ribu dosis.

Sehingga total vaksin tahap pertama dan kedua yang sudah dikirim ke Riau sebanyak 57.400 dosis.

Dari jumlah tersebut yang sudah disuntikan ke hewan ternak sebanyak 7.955 dosis.

"Sisa vaksin kita yang belum disuntikan kepada hewan ternak sampai hari ini sebanyak 48.827 dosis," kata Herman.

Pihaknya mengimbau kepada petugas vaksinator agar segera mempercepat pelaksanaan vaksinasi kepada hewan ternak terutama.

Sebab seluruh vaksin sudah didistribusikan ke 12 kabupaten kota di Riau.

"Vaksin semua sudah didistribusikan ke kabupaten dan kota. Sementara sapi yang belum divaksin masih ada 189 ribu lebih. Jadi kalau kita persentasekan, paling baru 4 persen yang sudah divaksin," katanya.

Herman mengatakan, 57.400 dosis vaksin PMK tersebut dinilai masih belum cukup untuk memenuhi target hewan ternak yang harus divaksin PMK.

"Kalau target kita 197.190 ekor hewan ternak bisa divaksin, dari total populasi hewan ternak sebanyak 246.487 ekor. Itu terdiri dari sapi, sapi perah, dan kerbau," ujar Herman.

Herman menyebut bantuan vaksin tahap kedua telah didistribusikan ke 12 kabupaten dan kota disesuaikan dengan jumlah populasi.

Menurut dia daerah yang populasi hewan ternaknya banyak akan mendapat vaksin lebih banyak.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved