Breaking News:

Berita Pekanbaru

Capaian Vaksin Booster Covid-19 di Pekanbaru Tak Sampai 32 Persen, Banyak Warga Tolak Jadi Alasan

Percepatan vaksin booster atau dosis ketiga di Kota Pekanbaru masih lamban. Capaian vaksin dosis ketiga saat ini baru 31,77 persen

Penulis: Fernando | Editor: Nurul Qomariah
Istimewa
Ilustrasi. Capaian Vaksin Booster Covid-19 di Pekanbaru masih rendah, tak sampai 32 persen. 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Percepatan vaksin booster atau dosis ketiga di Kota Pekanbaru masih lamban. Capaian vaksin dosis ketiga saat ini baru 31,77 persen.

Kondisi ini terjadi karena masyarakat enggan untuk mendapat vaksin dosis ketiga. Mereka menolak untuk suntik vaksin lanjutan ini dengan berbagai alasan.

Padahal kasus Covid-19 di Kota Pekanbaru cendrung mengalami peningkatan. Kasus aktif Covid-19 saat ini mencapai 102 kasus.

"Ada yang mengatakan bahwa seolah olah pandemi covid-19 belum berakhir, padahal tren kasus mengalami peningkatan," terang Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Zaini Rizaldy kepada Tribunpekanbaru.com, Minggu (31/7/2022).

Dirinya mengatakan bahwa pemerintah kota bakal menggelar pertemuan dengan Satgas Penanganan Covid-19. Mereka bakal membahas rencana percepatan vaksinasi booster.

Zaini menjelaskan bahwa dua kali suntik vaksin Covid-19 belum tuntas. Mereka mestinya mendapat suntikan hingga tiga kali.

Sedangkan vaksinasi bagi tenaga kesehatan hingga empat kali. Mereka segera mendapat suntikan vaksin booster kedua pada pekan ini.

Pasokan vaksin yang tersedia mencapai 7.500 dosis berbagai jenis. Vaksin ini tersedia di gudang instalasi farmasi kesehatan kota, puskesmas dan rumah sakit.

"Bila nanti jumlah pasokan vaksin menipis, kita minta tambahan melalui pemerintah provinsi," ulasnya.

Masih Stagnan di 30 Persen Lebih

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru juga emngakui capaian vaksinasi booster di Kota Pekanbaru masih rendah.

Peningkatan capaian vaksinasi dosis ketiga masih stagnan.

Capaian vaksinasi dosis baru di kisaran 30 persen target penerima vaksin.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Zaini Rizaldy tidak menampik kondisi tersebut.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved