Breaking News:

Presidensi G20 Indonesia, Peluang Emas UMKM Naik Kelas

Presidensi G20 Indonesia menjadi momentum tepat bagi UMKM naik kelas. Produk karya anak bangsa bisa dikenal di level internasional.

Penulis: Ariestia | Editor: Ariestia
istimewa
Presidensi G20 Indonesia menjadi momentum tepat bagi UMKM naik kelas. Produk karya anak bangsa bisa dikenal di level internasional. FOTO: Pertemuan Sherpa ke-2 Presidensi G20 Indonesia, yang dilaksanakan di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Rabu (13/7/2022). 

Transformasi Digital

Agar bisa naik kelas dan bersaing ke tingkat global, UMKM harus mengikuti perkembangan zaman. Selain mendukung praktik ramah lingkungan, UMKM perlu dikelola secara digital. Ini sangat penting saat Indonesia menyongsong era Industry 4.0 yang erat dengan dunia digital.

Pemanfaatan teknologi digital misalnya dengan menggunakan M-Banking, cashless payment, e-commerce, komunikasi dan jualan lewat internet seperti website dan media sosial, serta penerapan teknologi lainnya.

Platform digital memudahkan UMKM dalam berbagai hal, dari proses produksi, efisiensi sistem pembayaran dan perluasan jangkauan pasar. Apalagi setelah  pembatasan aktivitas masyarakat dunia akibat pandemi Covid-19 yang membuat transaksi perdagangan menjadi lesu.

Ekonomi Inklusif

Dalam menggerakkan UMKM perlu menyertakan pemuda, perempuan dan penyandang disabilitas untuk mewujudkan ekonomi inklusif.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkap sinyal adanya kemajuan perekonomian di Indonesia, seiring peran perempuan dalam menjalankan UMKM.

"Sejalan dengan survei yang dilakukan dengan Bank Indonesia, 60 persen UMKM dijalankan oleh wanita atau sekitar 37 juta perempuan, dan dari sini kita bisa lihat adanya kemajuan ekonomi di Indonesia," katanya saat menghadiri pengukuhan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia secara virtual, Sabtu (4/9/2021).

Airlangga menjelaskan, data tersebut menunjukkan bahwa entrepreneurship di tangan kaum perempuan mempunyai daya tahan terutama di situasi pandemi Covid-19.

Sementara itu, penyandang disabilitas atau orang-orang differently abled (difabel) juga memiliki potensi dalam menggerakkan UMKM. Sebab mereka bisa berkarya sesuai dengan kemampuannya.

Momentum Presidensi G20 Indonesia

Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) memberikan dampak negatif bagi perekonomian global. Hal ini diperparah situasi perang Rusia-Ukraina. Harga komoditas seperti minyak mentah, crude palm oil (CPO), batu bara, dan lainnya melambung. Inflasi terjadi di berbagai negara. Tekanan ekonomi juga dirasakan oleh Indonesia. Berbagai harga kebutuhan melonjak drastis, yang membuat daya beli masyarakat turun.

Hampir tiga tahun sejak Covid-19 muncul, masyarakat dunia mencoba bangkit dari keterpurukan dan mulai menata berbagai sendi kehidupan. Tak hanya memikirkan bidang kesehatan tetapi juga membangkitkan kembali perekonomian. Isu ini akan menjadi bahasan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 tahun ini yang akan berlangsung di Bali, Indonesia.

Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Australia, Brasil, Cina, India, Indonesia, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Meksiko, Republik Korea, Rusia, Perancis, Turki dan Uni Eropa akan bertemu di Bali.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved