Dadang Syarif Kembali Menjabat Direktur PCR
Dadang Syarif Sihabudin kembali dipercaya untuk menjabat sebagai Direktur Politeknik Caltex Riau (PCR)
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Dadang Syarif Sihabudin kembali dipercaya untuk menjabat sebagai Direktur Politeknik Caltex Riau (PCR) menggantikan Mohammad Yanuar Hariyawan.
Sebelumnya, Dadang pernah menjabat sebagai Direktur Politeknik Caltex Riau pada periode 2012 - 2014. Kemudian terpilih lagi menjadi Direktur PCR di periode 2018-2020 dan kini terpilih lagi menjadi Direktur PCR untuk periode 2022 - 2024.
Serah terima jabatan Direktur PCR untuk periode 2022-2024 itu berlangsung di ruang Auditorium Gedung Utama Kampus PCR, Senin (1/8/2022).
Dalam kata sambutannya, Dadang Syarif Sihabudin mengatakan diperlukan inovasi dan metode untuk mewujudkan PCR menjadi Perguruan Tinggi vokasi paling unggul d Indonesia.
"Tantangan dan peluang yang dihadapi oleh PCR sesuai visi dan misi sebagai perguruan tinggi vokasi paling unggul di Indonesia semakin besar, sehingga diperlukan inovasi dan metode untuk mewujudkannya," ujar Dadang.
Dadang menambahkan, tantangan terbesar lainnya yang dihadapi PCR adalah tidak lagi hanya kualitas, namun juga kuantitas. Kualitas mudah-mudahan sudah tercapai, namun bagaimana PCR ini menjadi lebih besar, dan Multiplayer efeknya juga menjadi besar.
"Dengan jumlah alumni saat ini, PCR bisa memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat. Karena memang alumni PCR siap pakai sehingga tidak membebani pemerintah daerah dan lingkungan. Apalagi jika kalau jumlah kita semakin banyak, multiplayer efeknya juga tentu akan lebih besar lagi," ungkapnya.
Sementara itu Ketua Umum Yayasan PCR, Azhar mengatakan bahwa pergantian jabatan direktur merupakan hal yang alami sehingga tidak aneh.
"Itu merupakan anugerah dari Allah SWT. Karena kalau diangkat menjadi direktur maka pasti suatu saat akan berhenti dari jabatan direktur itu," ungkapnya.
Ketua Dewan Pembina PCR, Saleh Djasit juga menekankan bahwa PCR harus menjadi perguruan tinggi yang paling unggul di Indonesia, apalagi saat ini berbagai predikat untuk menjadi unggul sudah diraih.
"Harus unggul, untuk menjadi perguruan tinggi yang unggul itu memang berat, karena secara kuantitas kita sudah baik, maka secara kuantitas kita harus 10.000 mahasiswanya," ungkapnya.
Sedangkan, Mohammad Yanuar Hariyawan menyampaikan ucapan terimakasih kepada PCR yang telah menjadi tempat dirinya mengabdi selama ini.
"Saya menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi untuk kemajuan PCR. Semua kontribusi teman-teman sekecil apapun sangat berarti demi keberlanjutan institusi yang sama-sama kita cintai ini," ungkap Mohammad Yanuar.
Ia mengatakan dirinya sudah bertugas selama 22 tahun di Politeknik Caltex Riau. Dan hari ini dirinya mengakhiri masa tugas di PCR selama hampir setengah separuh umurnya.
"Awal saya bergabung di PCR itu tahun 2000 sebagain instruktur laboratorium hingga akhirnya dipercaya sebagai Direktur Politeknik Caltex Riau pada tahun 2020. Banyak hal yang saya dapatkan dari PCR. Harapan kita semua PCR tetap menjadi perguruan tinggi vokasi terbaik dan akan terus menghasilkan sumber daya manusia yang unggul," katanya.
( Tribunpekanbaru.com / Doddy Vladimir)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/dadang-syarif-sihabudin-direktur-politeknik-caltex-riau-pcr.jpg)