Breaking News:

PSPS Riau

Kantor Hukum Ini Mengundurkan Diri Sebagai Kuasa Hukum PSPS, Apa Alasannya?

Kantor hukum EJAA dan rekan mengundurkan diri sebagai kuasa hukum PSPS Riau. Pengunduran diri ini dikarenakan sudah tak sejalan lagi

TRIBUNPEKANBARU.COM/DIAN MAJA PALTI SIAHAAN
Skuad PSPS Riau saat menjalani latihan beberapa waktu lalu. Kantor hukum EJAA dan rekan mengundurkan diri sebagai kuasa hukum PSPS Riau. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kantor hukum EJAA dan rekan mengundurkan diri sebagai kuasa hukum PSPS Riau. Pengunduran diri ini dikarenakan sudah tak sejalan lagi.

"Benar. Kita sudah mengundurkan diri sebagai kuasa hukum PSPS," kata Tri Anggara Putra, pengacara di kantor hukum EJAA pada Tribunpekanbaru.com, Rabu (3/8/2022).

Kantor hukum EJAA dan rekan sebelumnya menugaskan dua pengacara di PSPS. Selain Tri Anggara Putra, juga ada Angga Pratama.

Tri Anggara Putra mengatakan pengunduran diri sebagai kuasa hukum sudah dilayangkan secara resmi ke PSPS pada Selasa siang. Sejauh ini belum ada respon pihak PSPS.

Alasan pengunduran diri yakni karena pihaknya dengan PSPS sudah tak sejalan lagi.

"Tak sejalan lagi dengan prinsip kita sebagai kuasa hukum," terangnya.

Awalnya, PSPS mengumumkan kuasa hukumnya saat laga uji coba PSPS Riau vs Kelantan FC batal digelar 12 Juli lalu.

Kala itu, presiden klub, Norizam Tukiman juga memberhentikan sejumlah jajaran manajemen.

Tri Anggara Putra mengatakan pihaknya tidak mengetahui tujuan awal diminta sebagai kuasa hukum.

"Kurang tau juga. Tidak ada konfirmasi kepada kita. Dari awal tidak ada pembicaraan," terangnya.

Namun Tri Anggara Putra mengatakan hanya kantor hukum pihaknya saja yang mengundurkan diri dari PSPS. Kantor hukum satunya lagi belum.

"Kan ada dua kantor hukum. Kitanya saja yang mundur. Satunya lagi belum," ujarnya.

Kondisi PSPS Riau saat ini tidak baik-baik saja. Setelah kisruh terkait laga uji coba tersebut, kondisi PSPS tak kunjung membaik.

Sejumlah rencana terkendala. Mendatangkan pemain baru yang berposisi striker, misalnya. Terkendala karena kosongnya manajemen.

Kemudian, rencana uji coba tak bisa berjalan. Ini juga akibat kekosongan manajemen. Alhasil PSPS hanya bisa uji coba dengan tim Liga 3.

Kontrak pemain hingga kini juga belum ada. Pemain hanya diikat lewat pra kontrak.

( Tribunpekanbaru.com / Palti Siahaan )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved