Breaking News:

Video Berita

VIDEO: BBM Solar Langka di Pelalawan, Antrian Kendaraan Mengular di Sejumlah SPBU

Solar subsidi tampaknya kembali langka di wilayah Kabupaten Pelalawan dalam sepekan terakhir, menyebabkan antrian panjang kendaraan di beberapa SPBU

Penulis: johanes | Editor: David Tobing

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Solar subsidi tampaknya kembali langka di wilayah Kabupaten Pelalawan dalam sepekan terakhir, menyebabkan antrian panjang kendaraan di beberapa Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU).

Pantauan Tribunpekanbaru.com di Kecamatan Pangkalan Kerinci, Selasa (2/8/2022), kendaraan yang mengkonsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar tampak banyak mengantri melebihi biasanya.

Di SPBU di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kota Pangkalan Kerinci terlihat mobil besar mengular. Mulai dari truk besar, coltdiesel, hingga belasan bus pengangkut karyawan perusahaan menunggu giliran mengisi BBM.

Bahkan sebagian mobil bongsor itu berjejer di badan jalan hingga menganggu lalu lintas kendaraan di Jalintim.

"Setiap mau isi solar pasti antri berjam-jam. Ki udah mulai subuh disini. Tapi stok BBM belum juga datang," kata seorang sopir bus kepada Tribunpekanbaru.com, Selasa (2/8/2022).

Demikian juga di SPBU Jalintim Kilometer 55, belasan truk besar tampak mengantri di sekitar SPBU.

Lantaran stok BBM jenis Biosolar belum ada, sopir memilih memarkirkan truknya di areal parkir agar tidak menggangu kendaran lain yang hendak mengisi minyak.

Para sopir tampak tertidur di dalam kabin mobil, sedangkan sebagian memilih bercengkrama.

"Kami disini mulai malam tadi. Terpaksa menginap di mobil. Karena BBM di tangki mobil sudah hampir habis. Takut berhenti di tengah jalan nanti," ungkap sopir truk mengaku bernama Sudiono.

Petugas SPBU mengaku tidak mengetahui kapan BBM solar subsidi masuk kembali. Pihaknya hanya sebagai pekerja saja, sedangkan terkait memasok BBM merupakan urusan manajemen.

"Memang masuknya tak menentu akhir-akhir ini," bebernya.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan dan UMKM Pelalawan, Arifin S.Sos saat dikonfirmasi membenarkan fenomena antrian panjang kendaraan di SPBU beberapa hari terakhir ini. Dugaan sementara terjadinya kelangkaan solar subsidi seperti beberapa waktu lalu. Pihaknya telah mengutus petugas untuk melakukan pengecekan ke setiap SPBU.

"Tim kita sudah turun ke lapangan, untuk mengetahui apa penyebabnya. Namun belum ada laporan bagaimana hasilnya," tutur Arifin.

Pihaknya masih menunggu hasil supervisi dari lapangan, sebelum mengambil langkah-langkah yang diperlukan. Kondisi kelangkaan biosolar terjadi beberapa daerah selain Pelalawan.

(Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved