Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Tim SAR Lanjutkan Pencarian Bocah Lelaki yang Tenggelam di Perairan Hutan Bakau di Dumai

Ketika itu, korban Wahyu bersama 2 rekannya bernama Faisal (11) dan Reyhan (10), berenang di sekitar hutan bakau bakau yang kondisi airnya sedang suru

Penulis: Rizky Armanda | Editor: David Tobing

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian terhadap bocah lelaki yang tenggelam di perairan hutan bakau, Sungai Dumai, Pangkalan Sesai, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai, Rabu (3/8/2022).

Proses pencarian terhadap korban bernama Wahyu yang masih berusia 11 tahun ini, sudah dilakukan sejak pagi tadi.

"Pencarian dilakukan di sekitar titik Last Known Position (LKP) atau titik terakhir sebelum hilang. Pencarian dengan cara penyisiran menggunakan pola paralel," kata Kasi Ops dan Siaga Basarnas Pekanbaru, Miswadi.

Ia merincikan, selain Basarnas, sejumlah pihak lainnya juga ikut terlibat dalam operasi pencarian korban. Diantaranya dari Polair Dumai, TNI AL Dumai, BPBD Dumai, Tagana, dibantu masyarakat.

Seperti diberitakan, korban sebelumnya diketahui tengah asyik berenang bersama 2 temannya.

Namun tiba-tiba saja saat itu korban terdiam lalu tenggelam.

Basarnas Pekanbaru melalui tim rescue KN 218 Dumai, langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian terhadap korban.

Humas Basarnas Pekanbaru, Kukuh Widodo mengatakan, pihaknya menerima informasi kejadian membahayakan orang tenggelam itu pada Selasa (2/8/2022) sekira pukul 19.02 WIB.

"Sementara kejadiannya pada Senin kemarin, sekitar pukul 13.00 WIB," kata Kukuh, Selasa malam.

Disebutkan Kukuh, lokasi kejadian ada di Hutan Bakau Sungai Dumai, Pangkalan Sesai, Kecamatan Dumai Barat.

Ketika itu, korban Wahyu bersama 2 rekannya bernama Faisal (11) dan Reyhan (10), berenang di sekitar hutan bakau bakau yang kondisi airnya sedang surut.

"Beberapa saat kemudian korban atas nama Wahyu terlihat diam dan mengapung kemudian tenggelam. Sampai dengan saat ini pencarian masih dilakukan, sementara masih nihil," terang Kukuh.

Ia menambahkan, personel Basarnas dari tim rescue KN 218 Dumai, dikerahkan untuk membantu proses pencarian.

Personel didukung dengan peralatan berupa sekoci, alat navigasi, alat komunikasi, dan APD hazmat 2 set.

(tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved