Breaking News:

Enak-enak di Singapura, DPO Surya Darmadi Akan Dijemput Oleh Kejagung, Tercatat Juga Jadi Buruan KPK

Bos besar Duta Palma, Surya Darmadi punya perkebunan Kelapa Saeit luas di Provinsi Riau, Toke yang kini berstatus DPO KPK dan Kejagung RI.

Editor: Ilham Yafiz
IST
Apeng Surya Darmadi, buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pentolan Duta Palma yang juga masuk DPO Kejagung RI. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - 'Toke' Duta Palma, Surya Darmadi punya perkebunan Kelapa Saeit luas di Provinsi Riau, Toke yang kini berstatus DPO KPK dan Kejagung RI.

Surya Darmadi menyandang status tersangka kasus dugaan korupsi penyerobotan lahan sawit atau penguasaan lahan sawit di Riau.

Ia menjadi tersangka setelah ditetapkan oleh penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung).

Dalam perkara ini Kejagung menyebut Toke Kelapa Sawit itu menyebabkan kerugian negara senilai Rp78 triliun.

Kini Surya Darmadi disebut-sebut nyaman berada di Singapura.

Kejagung berupaya memulangkannya kembali ke Indonesia.

Kejaksaan Agung RI berupaya memulangkan Surya Darmadi,

Kejaksaan Agung (Kejagung) juga telah melakukan koordinasi bersama Kejaksaan Singapura.

"Upaya yang kami lakukan Atase Kejaksaan RI di Singapura telah berkoordinasi dengan Kejaksaan Singapore untuk pemeriksaan sekaligus memulangkan yang bersangkutan," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum Kejagung) Ketut Sumedana saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (3/8/2022) dilansir dari Antara.

Ketut menyebutkan, setelah menetapkan Surya Darmadi sebagai tersangka, pihaknya juga telah memanggil bos pt duta palma group itu secara patut ke alamatnya yang ada di Indonesia, tetapi yang bersangkutan tak kunjung hadir.

Pada Senin (1/8/2022), Kejagung menetapkan Surya Darmadi dan mantan Bupati Indragiri Hulu Raja Thamsir Rachman (periode 1999-2008) sebagai tersangka kasus penguasaan lahan sawit seluas 37.095 hektare di Indragiri Hulu, Riau.

Surya Darmadi juga menjadi tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Menurut Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin, Surya melakukan kesepakatan dengan Raja untuk mempermudah izin kegiatan usaha bagi lima perusahaannya di bawah grup Duta Palma.

Kelima perusahaan itu, yakni PT Banyu Bening Utama, PT Panca Agro Lestari, PT Seberida Subur, PT Palma Satu, dan PT Kencana Amal Tani.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved