Breaking News:

Berita Kampar

Gadis Muda di Kampar Tidur Siang Saat Ayah Tiri Masuk Kamarnya, Lucuti Baju Jadi Pelampiasan Nafsu

Gadis Muda di Kampar yang baru berumur 15 tahun jadi korban kebejatan ayah tirinya. Dia sedang tidur siang saat ayah tiri masuk ke kamarnya

Penulis: Fernando Sihombing | Editor: Nurul Qomariah
tribunpekanbaru
Ilustrasi. Gadis Muda di Kampar sedang tidur siang saat ayah tiri masuk kamarnya, lucuti baju dan lampiaskan nafsu pada anak tirinya itu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Gadis Muda di Kampar Riau jadi korban kebejatan ayah tirinya.

DA inisial Gadis Muda yang baru berusia 15 tahun itu tak berdaya saat sang ayah tiri melampiaskan nafsu bejatnya.

Saat kejadian, DA sedang tidur siang, sedangkan ibunya sedang pergi merawat orangtuanya yang sakit.

Ketika sedang terlelap, sanga yah tiri masuk kamar DA dan memaksa Gadis Muda berumur 15 tahun itu berhubungan badan.

Gadis Muda itu dibungkam selama berbulan-bulan untuk tidak buka suara atas perbuatan ayah tiri terhadap dirinya.

Kapolsek Tapung Hilir, AKP. Mangembang Simanungkalit mengungkap pencabulan ini dialami warga Desa Kijang Jaya Kecamatan Tapung Hilir.

"Meski kejadiannya sejak bulan Januari, baru dilaporkan pada Minggu tanggal 31 Juli 2022," katanya, Kamis (4/8/2022).

Adalah SS, 32 tahun, pria bejat yang telah mencabuli putri tirinya itu. Ia dilaporkan langsung oleh istrinya, DL, 32 tahun, ibu kandung korban DA.

Menurut dia, kasus ini terjadi pada Januari 2022 sekitar pukul 13.00 WIB di dalam rumah mereka.

Setelah melakukan perbuatan itu, SS mengancam DA agar tidak bercerita kepada ibunya.

"Karena pengaruh ancaman terhadap korban, sehingga selama ini ia tidak menceritakan kepada ibunya," ujarnya.

Setelah beberapa bulan berlalu, barulah DA berani memberitahu ibunya. Tak terima dengan perbuatan SS, ia langsung melapor ke Polsek Tapung Hilir.

Unit Reskrim dan Bhabinkamtibmas sudah menangkap SS dan ditahan. Sebelum dibawa ke Mapolsek Tapung Hilir, SS diinterogasi terlebih dahulu dan mengakui perbuatannya.

"Pelaku kini sudah diamankan di Mapolsek untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya," kata Kapolsek Tapung Hilir.

SS disangkakan melanggar Pasal 81 Ayat (3) Jo Pasal 76 D Undang-undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan kedua Atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-undang.

Simanungkalit menjelaskan, SS menyetubuhi DA saat sedang tidur siang di kamar.

Saat itu, DL, ibu DA sedang mengurus orang tuanya yang sedang sakit.

"Kemudian suaminya masuk ke kamar anaknya dan melakukan perbuatan tidak senonoh terhadap anaknya," ujar Kapolsek sebagaimana diceritakan DL dalam laporannya.

( Tribunpekanbaru.com / Fernando Sihombing )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved