Breaking News:

Berita Siak

Terjadi Bentrok dan 4 Orang Terluka, PN Siak Tunda Constatering dan Eksekusi Lahan di Dayun

PN Siak menyatakan constatering dan eksekusi lahan di Dayun ditunda sampai waktu yang belum ditentukan usai terjadi penolakan dan bentrok

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Nurul Qomariah
Tribunpekanbaru.com/Mayonal Putra
Koordinator aksi Penolakan Constatering dan Eksekusi lahan, Sunardi SH menjelaskan alasannya tidak mau mundur kepada Kapolres Siak AKBP Ronald Sumaja, Rabu (3/8/2022) di jalan lintas Siak-Dayun, Siak, Riau. Tribunpekanbaru.com/Mayonal Putra 

Massa menggelar spanduk dan mengibarkan merah putih. Mereka juga membakar ban bekas di jalan tersebut.

Massa sempat bentrok dengan aparat kepolisian yang menyebabkan 4 orang terluka dan 2 orang diamankan aparat kepolisian.

Massa yang dipimpin Sunardi SH, tidak mau beranjak dari jalan yang mereka blokade.

Saat juru sita dan tim dari PN Siak datang, Sunardi mempertanyakan pihak BPN.

Sebab PN Siak tidak membawa BPN dalam pelaksanaan constatering dan eksekusi lahan tersebut.

“Saudara ada tidak membawa BPN, berarti saudara tidak mematuhi SOP saudara sendiri,” kata Sunardi.

Selain itu, Sunardi juga mempertanyakan keberadaan Km 8 Dayun sebagaimana objek perkara dalam amar putusan PN Siak.

Menurut Sunardi Km 8 Dayun tidak berada di lokasi yang mereka datangi sehingga PN Siak dituding salah sasaran eksekusi.

Sunardi juga memperlihatkan salinan Sertifikat Hak Milik (SHM) yang dipegang warga dan mempertanyakan SHM itu sah atau tidak.

Pertanyaan-pertanyaan itu tidak dijawab oleh juru sita PN Siak justru malah meninggalkan lokasi. Setelah itu barulah terjadi aksi saling dorong antara massa dengan polisi yang menyebabkan berjatuhannya korban.

( Tribunpekanbaru.com / Mayonal Putra )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved