Breaking News:

Berita Pelalawan

2 Pria di Pelalawan Dibekuk Polisi Gegara Berbuat Ini, Cuma Bisa Pasrah Digiring Masuk Bui

2 pria di Pelalawan dibekuk polisi gegara terlibat perbuatan terlarang peredaran narkotika jenis sabu dan ganja kering

Penulis: johanes | Editor: Nurul Qomariah
Istimewa
2 pria di Pelalawan dibekuk polisi gegara terlibat perbuatan terlarang peredaran narkotika jenis sabu dan ganja kering. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - 2 pria di Pelalawan dibekuk polisi gegara nekat berbuat hal terlarang.

Tim Joker Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Pelalawan mengamankan 2 pria di Pelalawan di Desa Bagan Limau, Kecamatan Ukui oleh pada Kamis (4/8/2022) malam pekan lalu.

Perbuatan terlarang 2 pria di Pelalawan dibekuk polisi gegara terlibat dalam peredaran narkotika.

2 pria di Pelalawan dibekuk polisi bukan hanya mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu saja, tetapi juga menjual ganja kering kepada pembelinya.

Hal itu diketahui dari barang bukti yang diamankan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) saat 2 pria di Pelalawan dibekuk polisi.

Tanpa perlawanan, 2 pria di Pelalawan dibekuk polisi lalu digiring ke sel tahanan Mapolres Pelalawan.

Adapun identitas 2 pria di Pelalawan itu adalah TS (26) dan SH (42), yang tercatat sebagai warga Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara.

Satu pria bertugas sebagai pengedar, yang lainnya sebagai kurir.

2 pria di Pelalawan ini diringkus di sebuah rumah di Desa Bagan Limau Kecamatan Ukui, Pelalawan sekitar pukul 18.30 wib.

"Tersangka TS sebagai pengedar, sedangkan SH merupakan kaki tangannya atau kurir. Jadi seperti sindikat pengedar narkoba," ungkap Kapolres Pelalawan, AKBP Guntur Muhammad Tariq SIK melalui Kasubag Humas AKP Edy Harianto kepada Tribunpekanbaru.com, Minggu (7/8/2022).

Barang bukti yang diamankan Tim Joker Satres Narkoba Polres Pelalawan dari kedua pelaku yakni dua paket sabu berukuran besar dan 20 paket kecil sabu, beratnya mencapai 16,56 gram.

Kemudian satu bungkus daun ganja kering seberat 54,97 gram yang siap untuk diedarkan.

Ada juga timbangan digital, handphone, koyak rokok, tiga bal plastik bening klep merah.

Uang tunai Rp 1.050.000 yang diduga sebagai hasil penjualan narkoba dan sebuah pipet berbentuk sendok untuk mengkonsumsi sabu-sabu.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved