Breaking News:

Video Berita

VIDEO: 9 Calon Pekerja Migran Ilegal dan 1 WNA Diamankan TNI AL di Perairan Rangsang Riau

TNI AL gagalkan pemberangkatan 9 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan 1 WNA secara ilegal ke Malaysia di perairan Pulau Rangsang pada hari

Penulis: Teddy Tarigan | Editor: David Tobing

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - TNI AL gagalkan pemberangkatan 9 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan 1 WNA secara ilegal ke Malaysia di perairan Pulau Rangsang pada hari Sabtu (6/8/ 2022) dini hari.

Penangkapan tersebut dilakukan oleh tim gabungan satgas Opsintelmar LANTAMAL I dan Pos TNI AL Selatpanjang di perairan Pulau Rangsang Barat, Tanjung Sampayan pada titik koordinat 01°9.926'N 102°44.271' E sekira pukul 01.40 WIB.

Hal tersebut terungkap saat keterangan pers yang disampaikan langsung oleh Danlanal Dumai Kolonel Laut (P) Stanley Lekahena M Tr Hanla, Minggu (7/8/2022) bertempat di Pos AL Selatpanjang.

Turut hadir saat itu Bupati Kepulauan Meranti H. Muhammad Adil, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Andi Yul LTG, Kepala Imigrasi Kelas Selatpanjang Maryana, Danramil 02 Tebingtinggi Kapten (Inf) Tarman Sugiarto dan perwakilan bea Cukai Selatpanjang.

Saat keterangan pers, para calon PMI dan WNA juga turut dihadirkan bersama dengan barang bukti.

Adapun kronologis penangkapan dijelaskan Kolonel Laut Stanley dimulai saat tim satgas mendapatkan informasi dari agen bahwa ada pemberangkatan calon PMI secara ilegal menggunakan speed kayu melalui Pulau Rangsang, Kepulauan Meranti.

"Kemudian tim gabungan satgas opsintelmar dan pos TNI AL Selatpanjang bergerak menggunakan Patkamla Pulau Jemur menuju perairan Rangsang Barat, Tanjung Sampayan untuk pengintaian dan penyekatan," jelasnya.

Pada hari Sabtu 6 Agustus 2022 pukul 01:40 WIB di lokasi tersebut terlihat secara visual terdapat speed yang sedang mengapung. Melihat hal tersebut tim kemudian melaksanakan pemeriksaan dan berhasil mengamankan 9 orang calon PMI, 1 orang
WNA asal Malaysia dan 1 orang ABK beserta speed kayu mesin 40 PK 2 unit.

Walaupun demikian tekong atau nahkoda speed terjun ke laut melarikan diri ke pinggir hutan bakau.

Guna pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut, calon PMI, WNA dan ABK dibawa menuju POS TNI AL Selatpanjang.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved