Breaking News:

Berita Dumai

8 Kios di Pasar Bunda Sri Mersing Dumai Hangus, Korban Kais Bekas Kebakaran Cari Barang

Api hanguskan delapan unit kios harian yang berada di pasar Bunda Sri Mersing Dumai hingga para korban telan kerugian sekitar Rp 350 juta

Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU.COM/DONNY KUSUMA PUTRA
Pemilik kios mengais bekas kebakaran untuk mencari barang yang masih bisa digunakan usai peristiwa kebakaran pasar di Dumai Riau. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Api hanguskan delapan unit kios harian yang berada di pasar Bunda Sri Mersing, Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Timbang Sekampung, Kecamatan Dumai Kota, Riau.

Kebakaran pasar di Dumai bikin pedagang derita kerugian sekitar Rp 350 juta pasalnya, kios terbakar dilalap si jago merah.

Kebakaran di Dumai yaitu Pasar Bunda Sri Mersing terjadi pada Senin (8/8/2022) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

Untungnya, dalam kebakaran di Dumai ini tidak ada memakan korban jiwa.

Saat kejadian, 8 kios yang terbakar tersebut dalam kondisi ditinggal oleh pemiliknya.

Berdasarkan pantauan Tribunpekanbaru.com, di lapangan, delapan kios yang terbakar tersebut sudah hangus terbakar.

Beberapa pemilik kios terlihat membuka buka tumpukan barang-barang yang telah hangus terbakar untuk mencari barang-barang yang masih bisa digunakan.

Kapolres Dumai, AKBP Nurhadi Ismanto melalui Kasat Reskrim Polres Dumai AKP Aris Gunadi, membenarkan adanya kebakaran yang menghanguskan delapan unit kios harian tersebut.

"Kejadian berlangsung Senin dini hari dan kondisi kios dalam keadaan ditinggal pemilik sehingga tidak banyak barang yang bisa diselamatkan oleh pedagang, " katanya, Senin.

AKP Aris menjelaskan, untuk delapan kios yang hangus terbakar diisi oleh Muliadi, Jefri dan Riki penjual kebutuhan dapur, cabe jahe.

Munthe, kios menjual kain, Manurung, kios menjual sayuran pecah belah, Doni penjual telur, Zaki penjual barang harian kelontong dan Siti penjual barang harian kelontongan, seperti beras.

"Diduga penyebab kebakaran tersebut adalah korsleting listrik dari salah satu kios. Karena kondisi kios yang terbuat dari kayu membuat api dengan mudah menghanguskan kios lainnya yang berjejer," sebutnya

Akibat kebakaran ini diperkirakan korban mengalami kerugian hingga mencapai Rp350 juta mengingat tidak ada barang dagangan yang berhasil diselamatkan oleh para korban.

"Tim Inafis Polres Dumai sudah turun ke lapangan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran dan mendata para korban kebakaran tersebut," jelasnya.

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Dumai Adyan Bangga Harahap mengatakan dalam proses pemadaman api pihaknya mengerahkan 8 kendaraan pemadam kebakaran milik Pemko Dumai.

"Ada delapan armada pemadam kebakaran yang kita kerahkan untuk memadamkan api mulai dari mobil pemadaman hingga mobil suplai air untuk membantu kebutuhan air guna memadamkan api, Dari kejadian yang menghanguskan delapan kios tersebut, tidak ada korban jiwa," pungkasnya.

( Tribunpekanbaru.com / Donny Kusuma Putra )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved