Breaking News:

Berita Pelalawan

Bertahun-tahun Lahannya Jadi Polemik, Akhirnya Manajemen PT TUM Muncul di RDP DPRD Pelalawan

Manajemen PT Trisetia Usaha Mandiri (TUM) akhirnya muncul dan angkat bicara pada Senin (8/8/2022).

Penulis: johanes | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Johannes Tanjung
Komisi ll DPRD Pelalawan menggelar Rapat Dengar Pendapat terkait persoalan PT TUM di Kecamatan Kuala Kampar bersama perusahaan dan beberapa instansi terkait, Senin (8/8/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Setelah bertahun-tahun lahannya di Kecamatan Kuala Kampar Kabupaten Pelalawan menimbulkan polemik, manajemen PT Trisetia Usaha Mandiri (TUM) akhirnya muncul dan angkat bicara pada Senin (8/8/2022).

Manajemen PT TUM menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar oleh Komisi ll Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pelalawan, Senin (8/8/2022).

Untuk membahas permasalahan aktivitas PT TUM di Kecamatan Kuala Kampar tepatnya di Desa Teluk yang berlangsung sejak tiga pekan lalu.

Bahkan polemik lahan Hak Guna Usaha (HGU) PT TUM sudah muncul sejak beberapa tahun lalu hingga Pemkab Pelalawan mencabut Izin Usaha Perkebunan Budidaya (IUP-B) perusahaan perkebunan kelapa sawit itu.

Komisi ll DPRD juga mengundang berbagai instansi yang terlibat dalam pencabutan IUP-B PT TUM dan penindakan terhadap aktiva perusahaan yang ada di Desa Teluk.

Yakni DPMPTSP, Satpol PP, Disbunak, BPN Pelalawan, Bagian Hukum Setdakab, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.

Rapat dipimpin Ketua Komisi ll Sukardi SH didampingi Abdullah, Rudianto Sihombing, dan Ketua DPRD Baharudin SH juga hadir memberikan pernyataan.

Sedangkan PT TUM datang bersama rombongannya yakni Direktur Utama Andi Noferdy, Azuwar Affandi sebagai penanggungjawab, Wahyudi Mustakim Asisten Pelaksana, serta sejumlah penasihat hukum perusahaan DR Hj Nurliah SH MH, Damrie SH, dan Shelfy Asmlinda SH.

"Kami bangga perusahaan bisa hadir untuk mengurai benang kusut yang terjadi terkait PT TUM selama ini. Bahkan pergerakan masyarakat muncul di Kuala Kampar maupun di Pekanbaru," kata Sukardi SH setelah membuka pertemuan.

Dewan meminta penjelasan dari beberapa instansi terkait duduk persoalan lahan PT MUP saat ini.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved