Breaking News:

Berita Siak

Jadi Irup Upcara HUT ke-65 Provinsi Riau, Wabup Siak Sebut Riau Jadi Pusat Perekonomian Sumatera

Wakil Bupati Siak Husni Merza menjadi inspektur upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Riau ke-65, Selasa

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Ariestia
Istimewa
Wabup Siak Husni Merza (biru) menyalami pemimpin upacara HUT Riau ke -65, Selasa (9/8/2022) di lapangan upacara kantor Bupati Siak. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Wakil Bupati Siak Husni Merza menjadi inspektur upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Riau ke-65, Selasa (9/8/22), di lapangan upacara kantor bupati Siak.

Husni dan peserta upacara terdiri dari ASN di lingkungan Pemkab Siak memakai pakaian Melayu lengkap.

Upacara tersebut dimulai pukul 07.30 WIB, dan gladi resik dilaksanakan 30 menit sebelumnya. Kegiatan upacara ini juga diikuti oleh TNI/Polri, Satpol PP, Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Pramuka.

Husni Merza membacakan sambutan Gubernur Riau Syamsuar pada kegiatan itu. Dari awal sambutan yang dibacakan, disebutkan peringatan hari jadi menjadi bukti perjalanan Provinsi Riau yang telah mencapai usia ke-65 tahun.

"Kita mengenang kembali jalinan sejarah berdirinya Provinsi Riau sarat dengan nilai-nilai moral dipersembahkan secara tulus oleh tokoh-tokoh pemuda, pejuang maupun masyarakat Riau yang telah berjasa mendirikan Provinsi Riau,” kata Syamsuar sebagaimana disampaikan Husni Merza.

Dalam sambutan tertulis itu juga dijelaskan, Provinsi Riau menjadi salah satu pusat perekonomian di Pulau Sumatera. Hal itu dibuktikan dengan pertumbuhan ekonomi yang semakin membaik. Untuk realisasi investasi, Provinsi Riau berhasil meraih Peringkat ke lima nasional, dengan nilai investasi pada tahun 2021 sebesar Rp 53,02 Triliun.

Ditambahkan Husni, Perkembangan kemajuan Provinsi Riau ditentukan kemajuan desa. Sebelum adanya program Bantuan Keuangan Khusus kepada desa, jumlah desa mandiri di Provinsi Riau tahun 2019 hanya sebanyak 10 desa, desa maju 163 desa, desa berkembang 951 desa, desa tertinggal 422 desa dan desa sangat tertinggal 45 desa.

Pada 2019 -2022 setelah adanya program Bantuan Keuangan khusus kepada desa, jumlah desa Mandiri semakin banyak. Jumlahnya mencapai 159, desa maju 517, desa berkembang 805, desa tertinggal menurun menjadi 87 desa dan desa sangat tertinggal menurun menjadi 24 desa.

Secara lantang Husni mengatakan, Riau terus berbenah menuju daerah yang semakin maju. Majunya Riau dalam rangka menyejahterakan masyarakat. Atas nama Pemerintah kabupaten Siak Husni berharap sinergitas dan pembangunan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi dengan Kabupaten Siak semakin banyak dan erat.

"Kita berharap semakin banyak alokasi program dan kegiatan serta anggaran yang bisa diperuntukkan untuk Kabupaten Siak,” kata dia.

Pemerintah Kabupaten Siak bakal gencar sharing-sharing dengan provinsi, sehingga muncul kegiatan yang bisa dilakukan bersama-sama.

“Tidak mungkin Provinsi maju sementara Kabupaten/Kotanya tertinggal. Kita juga mendoakan mudah-mudahan apa yang sudah dilakukan oleh para pejuang Provinsi Riau, bisa kita isi semangat berdirinya Provinsi Riau ini dengan hal-hal yang positif,” tutupnya. (tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved