Breaking News:

Berita Siak

Pospeda IX Siak 2022 Diikuti 45 Pondok Pesantren, Kegiatan Dibuka Bupati Alfedri

Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren Tingkat Daerah (Pospeda) IX tahun 2022 dibuka oleh Bupati Siak Alfedri, Senin

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Ariestia
Istimewa
Bupati Siak Alfedri menghadapi penari persembahan pada pembukaan Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren Tingkat Daerah (Pospeda) IX tahun 2022, Senin (8/8/2022) di GOR kecamatan Tualang. Kegiatan diikuti oleh 45 pondok pesantren se-Kabupaten Siak. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren Tingkat Daerah (Pospeda) IX tahun 2022 dibuka oleh Bupati Siak Alfedri, Senin (8/8/2022) di GOR kecamatan Tualang. Kegiatan diikuti oleh 45 pondok pesantren se-Kabupaten Siak.

"Semoga melalui kegiatan ini dapat mengasah kemampuan santri pada bidang Seni dan Olahraga, agar bisa menjadikan santri-santri kreatif, sportif, unggul, komparatif dan kompetitif,” kata Alfedri.

Ia menyebut, atas nama pemerintah kabupaten Siak, ia mengapresiasi kegiatan ini. Ia mengucapkan terimakasih kepada Ketua Forum Pondok Pesantren dan Panitia yang telah menyiapkan acara ini dengan baik dan berkelas.

“Semoga acara ini berjalan sesuai yang kita harapkan, sukses dan lancar hingga akhir,” kata dia.

Alfedri menambahkan, minat orang tua di Kabupaten Siak ini sangat tinggi menyekolahkan anak-anak mereka ke pondok pesantren. Namun saat ini kendala yang dihadapi oleh Pondok Pesantren adalah terbatasnya oleh sarana dan prasarana, seperti kekurangan lokal, asrama fasilitas olahraganya. APBD Kabupaten Siak saat ini sangat terbatas dan tidak seperti anggaran 2016 lalu yang mencapai Rp 3,2 Triliyun.

"Untuk kedepannya Pemerintah Kabupaten Siak akan mengakselerasi penerbitan Peraturan Bupati sebagai tindak lanjut dan amanah dari peraturan daerah tentang lembaga pendidikan berbasis Agama Pondok Pesantren sehingga Perbup ini bisa menjadi acuan dan pedoman dalam penyelenggaraan dan didukung juga dengan alokasi penganggarannya,” kata Alfedri.

Diharapkan kedepannya Pesantren di Kabupaten Siak bisa mandiri, baik dalam pembinaan pendidikan dan pengembangan mutu pendidikan agama Islam maupun untuk kegiatan ekskulnya.

“Kita juga ikut mendorong ekonomi pesantren di masa yang akan datang dengan menghadirkan UMKM di pondok -pondok pesantren,” kata dia. (tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved