Breaking News:

Berita Siak

Karyawan Area Zamrud Blok CPP Nyatakaan Siap di Bawah Operator Tunggal PT BSP

BOB PT BSP-PHE area Zamrud, Dayun, Siak, ikut menggelar kegiatan seremoni alih operator WK CPP blok, Senin malam.

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Ariestia
Istimewa
Badan Operasi Bersama (BOB) PT Bumi Siak Pusako (BSP)-Pertamina Hulu Energi (PHE) area Zamrud, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak ikut menggelar kegiatan seremoni alih operator Wilayah Kerja (WK) Coastal Plains and Pekanbaru (CPP) blok, Senin (8/8/2022) malam. FOTO: Ladang minyak Coastal Plain Pekanbaru (CPP) Blok. 

Direktur Teknik dan Lingkungan Migas Kementerian ESDM RI Mirza Mahendra mengatakan Wilayah Kerja WK CPP dinilai cukup strategis dalam memenuhi 1 juta barel pada tahun 2030 mendatang.

"Melalui keputusan Menteri ESDM pemerintah memutuskan BSP sebagai pengelola blok CPP 2042. Selanjutnya kontrak kerja wk CPP antara BSP dengan SKK Migas, telah ditandatangani pada 28November 2018 dengan skema gross splitu untuk jangka waktu 20 tahun, yang akan berlaku efektif mulai tanggal 9 Agustus 2022 sampai dengan 8 Agustus 2042,” ungkapnya.

Blok CPP memiliki luas area 9.866 kilometer persegi yang tersebar di tiga area, yaitu zamrud area berada di kabupaten Siak, Pedada area masuk wilayah Siak dan Bengkalis dan west area berada di Kampar. Dengan produksi kumulatif mencapai 728 MMSTB, memiliki cadangan Migas 56 MMSTB, dan faktor recovery sebesar 37 persen. Dengan target performa 8.300 barel per hari (BPH) meningkat menjadi 9.000 BPH.

Ada lima daerah sebagai pemilik saham pada BUMD PT Bumi Siak Pusako pertama Pemkab Siak, 72,200 persen, kedua Pemkab Kampar 6,02 persen, Pemkab Pelalawan 2,41 persen, Pemprov Riau 18,07 persen dan Pemko Pekanbaru 1,21 persen.

Terpisah, Wakil Bupati Siak Husni Merza optimis, PT BSP mampu meningkatkan produksi minyak kedepannya.

"Alhamdulillah, tepat di hari jadi Provinsi Riau ini, kita mendapatkan kado istimewa, tadi malam digelar secara bersamaan seremonial perpanjangan WK CPP 2022-2042," kata Husni Merza, Selasa (9/8/22).

Bahkan Husni yakin di bawah BSP, produksi minyak akan bisa bertambah. Sebab, anak daerah punya semangat yang kuat dalam memcapai target dan memberi kontribusi untuk pencapaian target SKK Migas secara nasional.

"Kalau sekarang 8 ribu sampai 9 ribu barel per harinya, dan harapan kita tahun 2030-2040 bisa mencapai 20 ribu barel per hari," kata Husni.

Husni mengatakan, mulai hari ini CPP Blok 100 persen dikelola BUMD PT BSP, dan Kabupaten Siak merupakan saham terbesar di dalamnya.

"Tentu harapan kita, lebih besar lagi penerimaan daerah yang kita dapatkan, dan banyak hal yang bisa kita lakukan untuk membangun daerah, terutama pembangunan dari aspirasi masyarakat," kata Husni.

Husni juga menyebut acara seremonial alih operator dan perpanjangan kontrak WK Blok CPP ini merupakan acara yang luar biasa, karena menghadirkan para pemimpin Riau dari masa ke masa.

"Gubernur pada masanya juga hadir, kemudian Bupati Siak, mulai dari pak Arwin, pak Syamsuar saat menjabat Bupati Siak, kemudian pak Alfedri juga hadir pada acara tadi malam," kata Husni.

Untuk di Siak sendiri kata Husni, 11 Agustus ini akan digelar sejumlah acara syukuran atas momentum alih kelola CPP Blok ini.

"Tepatnya Kamis malam Jumat, kita akan menggelar tabligh akbar, khatam Alquran sebanyak 20 kali khatam dengan membaca Alquran 600 orang dengan satu orang satu juz," kata Husni.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved