Breaking News:

Berita Pelalawan

Divonis 4 Tahun, Ajukan Banding, Hukuman Afrizal Ditambah, Ini Putusan Kasasi Tipikor BUMD Pelalawan

Dijatuhkan vonis 4 tahun 10 bulan oleh PN, tak puas ajukan banding, ternyata hukuman Afrizal, terpidana kasus Tipikor BUMD Pelalawan ditambah

Penulis: johanes | Editor: Nurul Qomariah
ISTIMEWA
Afrizal, saat mengikuti sidang virtual dari Rutan Sialang Bungkuk beberapa waktu lalu. Setelah ajukan banding, kasus Tipikor di Pelalawan yaitu penyimpangan belanja barang kelistrikan BUMD Tuah Sekata tahun 2012-2016, hukumannya ditambah. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Dijatuhkan vonis 4 tahun 10 bulan oleh PN, tak puas ajukan banding, ternyata hukuman Afrizal, terpidana kasus Tipikor BUMD Pelalawan ditambah. Apa putusak kasasinya?

Mahkamah Agung Republik Indonesia telah menerbitkan putusan terhadap kasasi kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tuah Sekata Kabupaten Pelalawan tahun 2012-2016 atas nama terpidana Afrizal.

Dalam putusan Mahkamah Agung (MA), hukuman terpidana Afrizal Bertambah berat dibandingkan putusan Pengadilan Negeri (PN) dan Pengadilan Tinggi ( PT).

Termasuk denda pidana yang dibebankan ke Afrizal juga naik. Sedangkan Uang Pengganti (UP) malah turun dibandingkan dari putusan PT.

"Kita telah menerima petikan putusan dari MA atas kasasi kasus korupsi BUMD Tuah Sekata. Namun putusan lengkapnya belum kita terima," terang Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan, Silpia Rosalina SH MH melalui Kasi Intelijen FA Huzni SH kepada Tribunpekanbaru.com, Kamis (11/8/2022).

Huzni menerangkan, vonis MA atas kasus Tipikor penyimpangan belanja barang kelistrikan BUMD Tuah Sekar tertuang dalam putusan Nomor 2277 K/Pid.Sus/2022 tanggal 3 Juni 2022.

Hakim agung memvonis terpidana Afrizal dengan pidana penjara selama 5 tahun 6 bulan.

Kemudian pidana denda sebesar Rp 300 juta dengan ketentuan apabila pidana denda tersebut tidak dibayar, maka diganti dengan pidana kurungan selama 3 (tiga) bulan.

Hakim agung juga memutuskan terpidana Afrizal harus membayar Uang Pengganti (UP) kerugian negara yang timbul atas kasus tersebut sebesar Rp 1.953.465.500.

Apabila UP tidak dibayarkan Afrizal maka akan diganti dengan kurungan badan selama 2 tahun.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved