Breaking News:

Berita Siak

Kasus PMK Sudah Menyebar di 10 Kecamatan di Siak, Total Hewan Terinfeksi Capai 284 Ekor

Sebaran kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak di Siak kian meluas.

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Ariestia
ISTIMEWA
Sebaran kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak di Siak kian meluas. FOTO ILUSTRASI 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Sebaran kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak di Siak kian meluas.

Saat ini kasus tersebut sudah menyebar ke 10 kecamatan di Kabupaten Siak dengan total hewan terinfeksi 284 ekor sapi.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskannak) Siak Susilawati mengatakan, di dalam 10 kecamatan itu penyebaran terhadap 21 desa se Kabupaten Siak.

Dari 284 ekor sapi yang terinfeksi, sebanyak 156 ekor sapi masih dalam kondisi sakit.

“Berita baiknya sebanyak 121 ekor sapi tertolong dan saat ini sudah sembuh,” kata Susi, Minggu (14/8/2022).

Namun demikian, jumlah sapi terinfeksi yang mati sebanyak 3 ekor dan potong paksa 4 ekor.

Diskannak Siak juga sudah melakukan vaksinasi PMK kepada 2.259 ekor sapi se kabupaten Siak.

“Vaksinasi ini upaya untuk menghindari sapi dari virus, dan tentunya memperlambat laju penyebarannya. Selain vaksinasi juga ada penanganan untuk sapi yang terinfeksi agar tidak menyebar virusnya ke sapi yang lain,” kata dia.

Ia menguraikan, kecamatan paling awal mempunyai kasus PMK adalah Kecamatan Tualang. Kasus terjadi di Desa Maredan di kecamatan itu sebanyak 8 ekor.

Berkat cepat dan disiplinnya peternak di sana memberikan pertolongan sehingga ke 8 ekor sapi itu sembuh.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved