Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Perda Hiburan Umum Sudah Kedaluarsa, DPRD Pekanbaru Komentar Begini ke Pemko

Perda Kota Pekanbaru No 3 Tahun 2022 tentang Hiburan Umum, kembali mencuat ke permukaan agar direvisi.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
b4networks.com
Perda Kota Pekanbaru No 3 Tahun 2022 tentang Hiburan Umum, kembali mencuat ke permukaan agar direvisi. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Perda Kota Pekanbaru No 3 Tahun 2022 tentang Hiburan Umum, kembali mencuat ke permukaan agar direvisi.

Sebab, isi Perda tersebut tidak sesuai dengan kondisi sekarang.

Satu di antara isi Perda yang tak sesuai tersebut, bahwa semua tempat hiburan malam tutup pukul 22:00 WIB.

Sementara yang terjadi saat ini, hampir semua tempat hiburan malam, tutup dini hari, bahkan ada sebagian hingga Subuh.

Pemko Pekanbaru sebenarnya tahu tentang kondisi ini.

Apalagi Satpol PP Pekanbaru selaku penegak Perda, dipastikan tahu, bahwa tempat hiburan tutup melewati jam operasional. Tapi sayangnya, Satpol PP tak berdaya untuk menindaknya.

Karena umur Perda No 3 ini dinilai sudah kedaluarsa, DPRD Pekanbaru selaku pembuat Perda setuju untuk merevisi Perda Hiburan Umum tersebut.

"Untuk diketahui saja, kami sudah lama melayangkan surat ke pengusaha-pengusaha, termasuk PHRI (hotel), terkait hal ini. Memang wajar ingin direvisi. Kami setuju," tegas Pimpinan DPRD Pekanbaru T Azwendi Fajri SE, Minggu (14/8/2022) kepada Tribunpekanbaru.com.

Agar ini terlaksana dengan baik, Politisi Senior Partai Demokrat ini menyarankan, agar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Pekanbaru bisa segera mengusulkan revisi Perda tersebut.

"Segera ajukan ke DPRD. Dengan begitu Bapemperda bisa melakukan kajian dan analisanya. Selanjutnya baru dibahas di tingkat selanjutnya," sebutnya.

Beberapa tahun lalu, sempat diusulkan juga revisi Perda No 3 Tahun 2022 ini. Bahkan DPRD menyambut baik juga untuk revisinya.

Karena, dari sekian pasal yang ada di Perda tersebut, hanya satu pasal yang paling urgen untuk diubah, yakni jam operasional.

Sempat ditawarkan perubahan jam operasional dari pukul 22:00, menjadi pukul 00:00 atau 01:00.

Tapi saat itu, belum ada kata sepakat, bahkan belum sempat juga dibahas secara resmi oleh DPRD Pekanbaru.

Di satu sisi, melihat kondisional yang ada, semua tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru, dipastikan melanggar jam operasional. Tapi kenapa tak ada action dari Pemko, padahal mereka tahu. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved