Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Detik-detik Ruang Kesenian SMPN 1 Bernas Pangkalan Kerinci Ludes Terbakar

Pasalnya, api tiba-tiba muncul di sebuah ruangan yang ada di komplek SMPN 1 Bernas Pangkalan Kerinci. Bahkan api yang awalnya terlihat di bagian atap

Penulis: johanes | Editor: David Tobing

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Bernas Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau heboh pada Senin (15/8/2022). Upacara penaikan bendera yang seharusnya dilaksanakan dengan hikmat bubar begitu saja.

Pasalnya, api tiba-tiba muncul di sebuah ruangan yang ada di komplek SMPN 1 Bernas Pangkalan Kerinci. Bahkan api yang awalnya terlihat di bagian atap itu semakin membesar dan menguasai bangunan tersebut. Asap hitam kian mengepul dan membumbung tinggi, seiring api yang kian membara melalap semua barang yang ada di dalam gedung itu.

Para guru berlari menuju ruangan yang ada di bawah bagian belakang sekolah. Diikuti para siswa-siswa berseragam putih biru yang ingin menyaksikan dari dekat. Pihak sekolah menghubungi kantor Satpol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) melaporkan kejadian tersebut.

"Kami tadi sedang upacara. Lihat api dan asap langsung bubar. Ternyata ruangan kesenian sudah terbakar," kata Kepala SMPN Bernas Pangkalan Kerinci, Marisah S.Pd kepada tribunpekanbaru.com, Senin (15/8/2022) saat ditemui di lokasi kejadian.

Marisah menjelaskan, kebakaran terjadi begitu cepat tanpa disadari sejak awal. Api yang muncul langsung membesar dan membakar semua bagian ruang kesenian tersebut. Apalagi di dalam ruangan banyak benda-benda yang mudah terbakar, membuat si jago merah semakin menyala dan menghanguskan barang-barang yang ada.

Setelah pihak sekolah menghubungi Damkar Pelalawan, beberapa mobil pemadam langsung datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Jarak antara komplek perkantoran Bhakti Praja dengan SMPN 1 Bernas Pangkalan Kerinci sangat dekat, sehingga dapat dijangkau dengan mudah.

Proses pemadaman berjalan lancar dan api yang membakar ruangan kesenian milik sekolah yang terletak di Jalan Abdul Jalil Pangkalan Kerinci itu dapat dipadamkan.

Setelah api dikuasai, personil Damkar melakukan pendinginan lokasi karena masih mengeluarkan asap. Dinding yang telah gosong disiram, kayu konsen dan bagian atap maupun papan yang telah menjadi arang juga disiram agar tidak mengeluarkan asap lagi.

"Semua barang-barang kesenian ada di dalam. Hampir tak ada yang bisa diselamatkan," terang Marisah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pelalawan, Abu Bakar FE yang ditemui di lokasi menerangkan, semua peralatan kesehatan dan aset yang ada di dalam ruangan tidak ada yang bisa diselamatkan. Semuanya habis terbakar dan hanya beberapa benda yang bisa dikeluarkan dengan kondisi setengah gosong.

"Kerugian belum bisa ditaksir berapa. Nanti bagian aset yang akan menghitungnya," papar Abu Bakar.

Ia merincikan, benda yang hangus dilalap si jago merah diantaranya semua peralatan musik, perangkat drum band siswa, seragam maupun kostum lengkap, termasuk beberapa komputer dan benda bernilai ekonomis lainnya.

"Sementara ini diduga akibat hubungan arus pendek atau korsleting listrik. Karena tidak ada pemicu api lain, selain itu," beber Abu Bakar.

Ia menerangkan, bangunan itu didirikan tahun 2012 atau 10 tahun yang lalu. Lokasinya yang terpisah dengan gedung lain di komplek SMPN 1 Bernas membuat api tidak ikut menyambar bangunan lainnya. Pihaknya akan mempertimbangkan pembangunan gedung baru sebagai pengganti gedung yang terbakar itu.

(Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved