Breaking News:

PSPS Riau

Pelatih PSPS Minta Maaf Usai Lempar Botol Air ke Wasit Saat Lawan Semen Padang

Pelatih PSPS Riau Muhammad Yusup Prasetiyo melakukan aksi lempar botol ke wasit kala timnya uji coba dengan Semen Padang

ISTIMEWA
Wasit memberi kartu merah pada pelatih PSPS Riau Muhammad Yusup Prasetiyo atau yang akrab disaap Coach Yoyoo 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pelatih PSPS Riau Muhammad Yusup Prasetiyo melakukan aksi kurang terpuji kala timnya uji coba dengan Semen Padang, Rabu sore, 17 Agustus, di Stadion Haji Agus Salim, Padang. Ia pun meminta maaf atas aksinya tersebut.

"Saya sudah minta maaf," kata pelatih PSPS Riau yang akrab disapa Yoyoo ini pada Tribunpekanbaru.com, Kamis (18/8/2022).

Aksi lempar botol air mineral tersebut dilakukan saat pertandingan memasuki menit-menit akhir babak pertama. Kala itu, tim Semen Padang melakukan serangan ke daerah pertahanan PSPS Riau.

Satu momen, bola meninggalkan keluar. Nah, saat itu, asisten wasit memutuskan lemparan ke dalam bagi Semen Padang.

Pelatih PSPS Riau Yoyoo menganggap putusan wasit merugikan timnya. Ia pun spontan melempar botol air mineral ke arah asisten wasit.

Wasit tengah pun memberi kartu merah. Sang pelatih pun meninggalkan lapangan.

Ia mengakui aksinya tersebut spontanitas. Namun apapun alasannya, hal tersebut tidak dapat dibenarkan.

"Apapun alasannya, tak bisa diterima. Saya melakukan hal yang salah dengan melempar botol itu. Saya minta maaf," ucapnya.

Pertandingan uji coba sendiri berakhir dengan skor 0 - 0. Kedua tim merupakan tim peserta Liga 2 musim 2022 dan berkemungkinan besar dalam group.

Bisa menahan Semen Padang tanpa gol, sudah bagus buat PSPS. Sebab, saat laga, para pemain PSPS kelelahan akibat perjalanan dari Pekanbaru ke Padang.

Skuad PSPS Riau berangkat ke Padang pada Selasa pagi (16/8/2022) dan tiba di Padang Selasa malam sekitar pukul 22.45 wib.

Terlambat tiba di Padang, skuad PSPS batal menggelar uji coba lapangan. Keesokan harinya, Rabu sore, pertandingan digelar.

Soal hasil pertandingan, Yoyoo mengaku tidak puas. Sebab gagal menang.

"Saya tidak puas dengan hasil imbang. Saya sampaikan ke pemain mereka harus mulai mengubah mentality mereka, kebahagiaan diakhir pertandingan adalah menang, bukan seri," ucapnya.

( Tribunpekanbaru.com / Palti Siahaan )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved