Breaking News:

Info Cuaca Hari Ini

Hujan Turun Tak Merata Saat Cuaca Panas di Pelalawan, BPBD Tetap Waspada Karhutla

Peluang hujan masih terpantau dari satelit BMKG Pekanbaru untuk wilayah Pelalawan.Hanya saja, intensitas sangat ringan dan tidak merata

Penulis: johanes | Editor: Sesri
Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung
Cuaca di Riau, Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan ditutupi kabut setelah dilanda hujan, Jumat (19/8/2022). BPBD tetap waspada Karhutla. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - cuaca di Riau yang panas di sebagian besar wilayah masih terasa hingga pertengahan Bulan Agustus ini, termasuk di Kabupaten Pelalawan, meskipun masih ada peluang hujan turun hampir setiap hari.

Seperti hari ini, Jumat (19/8/2022), hujan turun cukup lebat sejak dini hari dan masih terasa hingga pagi hari.

Bahkan kabut akibat embun pagi atau uap air terlihat jelas pada jangkauan mata.

Awan yang cukup tebal juga menutupi lagi dan mengahalau sinar matahari.

Namun menjelang siang, semuanya berubah dan menghilang serta berganti dengan hawa panas serta mentari yang terik.

"Hujan memang masih ada turun, tetapi tidak merata. Hanya bersifat lokal saja," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Musa S.Pd kepada Tribunpekanbaru.com, Jumat (19/8/2022).

Baca juga: Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini 19 Agustus 2022, Malam Berpotensi Hujan

Baca juga: Solar Masih Langka di Pelalawan, Antrian Kendaraan Memanjang di SPBU Meski Stok Kosong

Musa merenggangkan, peluang hujan masih terpantau dari satelit Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru.

Hanya saja, intensitas sangat ringan dan tidak merata. Bahkan hujan yang turun di wilayah yang ada titik api tidak banyak membantu proses pemadaman.

Karena setelah hujan sebentar, cuaca akan berubah menjadi panas yang cukup terik.

Untuk hari ini, lanjut Musa, wilayah Pelalawan sementara aman dari Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Tak ada titik api yang terpantau di daerah yang menjadi langganan Karhutla seperti di Teluk Meranti, Kuala Kampar, Langgam, Ukui, dan lainnya.

"Hari ini kita masih aman. Belum ada laporan titik api. Terakhir yang kemarin di Pulau Muda. Kita tetap waspada," terang Musa.

Pihaknya mengimbau agar seluruh pihak waspada kasus Karhutla yang bisa muncul sewaktu-waktu, khususnya di daerah yang kerap muncul titik api. BPBD juga meminta aparat desa, kelurahan, maupun kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) ikut aktif untuk memantau titik api serta membantu pemadaman Karhutla. Termasuk lebih responsif melaporkan bencana Karhutla yang muncul.

"Seperti imbauan pak bupati, semua pihak harus bekerjasama dan berkolaborasi dalam menghadapi bencana Karhutla ini," pungkas Musa.

( Tribunpekanbaru.com /Johannes Wowor Tanjung)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved