Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Solar Langka di Pelalawan, Antrian Kendaraan Memanjang di SPBU

Seperti di SPBU yang berada di Jalan Lintas Timur (Jalintim) yang berada tepat di tengah kota. Belasan bus penganut karyawan perusahaan dan kendaraan

Penulis: johanes | Editor: David Tobing

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN- Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar subsidi masih langka di Kabupaten Pelalawan, khususnya di Kecamatan Pangkalan Kerinci. Kondisi ini telah berlangsung selama hampir dua bulan.

Para sopir kesulitan mencari solar subsidi atau biosolar di Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU), karena stok kosong atau sudah habis. Terpaksa kendaraan tetap mengantri di areal SPBU meski tidak ada aktivitas pengisian pada pompa biosolar. Untuk mempermudah pengisian ketika mobil tangki pengangkut BBM solar datang.

Pantauan tribunpeknbaru.com di beberapa SPBU di Kota Pangkalan Kerinci, pemandangan antrian kendaraan masih terlihat.

Seperti di SPBU yang berada di Jalan Lintas Timur (Jalintim) yang berada tepat di tengah kota. Belasan bus penganut karyawan perusahaan dan kendaraan besar berjejer menunggu solar.

Mobil-mobil bongsor itu mengular dari areal SPBU hingga ke badan jalan dari kampus AKNP sampai SMPN 1 Pangkalan Kerinci. Padahal proses pengisian belum berjalan lantaran solar masih kosong.

"Informasinya solar mau masuk, tapi belum pasti jam berapa. Kita harus mengantri dari sekarang," terang seorang sopir bus karyawan yang tak bersedia namanya ditulis kepada tribunpekanbaru.com, Kamis (18/8/2022).

Pria ini dengan sesama sopir lainnya saling komunikasi saat mencari SPBU yang memiliki stok solar.

Termasuk mencari informasi pasokan solar subsidi yang akan masuk ke SPBU. Namun jika sama sekali kosong, mereka terpaksa menggunakan di tengah ketidakpastian. Untuk mengisi waktu luang, mereka bercengkrama di dekat SPBU.

Di SPBU Jalintim Kilometer 55 kondisinya hampir serupa. Hanya saja, kendaraan yang mengantri didominasi mobil berat seperti truk, fuso, hingga trailer, termasuk coltdiesel penganut buah sawit.

Walaupun tidak ada solar di tengki penampung SPBU, mereka tetap mengantri sesuai urutan. Agar lebih mudah melakukan pengisian ketika kiriman solar dari distributor datang dan melakukan aktivitas bongkar.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved