Breaking News:

Harga TBS Sawit Riau

Harga Sawit di Riau Diprediksi Masih dalam Tren Positif, Ini Faktor Penyebabnya

Harga sawit di Riau dalam bentuk crude palm oil (CPO) diprediksi masih dalam tren positif .

Editor: Ariestia
kabarsawit.files.wordpress.com
Harga sawit di Riau dalam bentuk crude palm oil (CPO) diprediksi masih dalam tren positif . Foto Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Harga sawit di Riau dalam bentuk crude palm oil (CPO) diprediksi masih dalam tren positif .

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perkebunan Riau Ir Zulfadli melalui Kabid Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau Defris Hatmaja SP MSi, Kamis (18/8/2022).

Defris menjelaskan karena harga minyak sawit mentah (crude palm oil/ CPO) diprediksi masih dalam tren positif atau bergerak naik, menjadi faktor eksternal naiknya harga sawit di Riau.

"Menurut Macro Equity Strategist Samuel Sekuritas Indonesia Lionel Priyadi, saat ini pasar sedang dalam euforia merespons positif data-data ekonomi China dan AS," ungkapnya.

Pekan ini harga sawit di Riau naik di seluruh kelompok umur dan tertinggi naiknya di Kelompok Umur 10 tahun sampai 20 tahun.

Harga sawit di Riau untuk Kelompok Umur 10 tahun sampai 20 tahun pekan ini naik Rp 200,73 per Kg sehingga menjadi Rp 2.433,66/Kg.

Defris menambahkan, hambatan-hambatan yang sempat mengganggu rantai pasok akibat efek domino pandemi Covid-19 juga secara perlahan mulai berkurang.

Di sisi lain, produksi di dalam negeri juga bagus.

Selain itu kenaikan harga sawit di Riau tersebut juga dipicu oleh melonjaknya harga minyak saingan karena persediaan di China dan India menurun.

Ditambah, data ekspor CPO Malaysia menunjukkan kenaikan dalam 10 hari pertama di bulan ini, membuat CPO kian diminati di pasar nabati.

Secara historis, harga CPO diperdagangkan di bawah harga minyak kedelai.

Harga minyak kedelai di Dalian berakhir naik 1,94 persen dan harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade menguat 0,39 persen .

Minyak sawit dipengaruhi oleh pergerakan harga minyak terkait karena mereka bersaing untuk mendapatkan bagian di pasar minyak nabati global. (Tribunpekanbaru.com/Rino Syahril).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved