Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Janji Pemko Mulai Naikkan Insentif RT RW dan Lainnya, DPRD Pekanbaru Sebut Itu Sangat Wajar

Beberapa program strategis Pemko Pekanbaru, sudah disusun sejak sekarang. Terutama bantuan ke masyarakat

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Beberapa program strategis Pemko Pekanbaru, sudah disusun sejak sekarang. Terutama bantuan ke masyarakat.

Seperti halnya menaikkan insentif RT RW, memberikan santunan kematian, hingga insentif bagi ibu-ibu PPKBD (pembantu Pembina keluarga berencana desa).

Selain program ini, tentunya masih ada yang lainnya. Program-program yang menyentuh masyarakat ini, direspon positif kalangan DPRD Pekanbaru. Wakil rakyat justru mendukung penuh, dan siap menganggarkannya di APBD Pekanbaru.

Anggota DPRD Pekanbaru Ruslan Tarigan SPd MH mengaku, sepakat dengan program yang diusung Pemko tersebut. Bahkan Ruslan mempertanyakan, kenapa tidak dari dulu dilaksanakan.

"Apalagi menaikkan insentif RT RW, itu sangat perlu. Karena mereka ujung tombak paling depan bagi Pemko, dalam melayani masyarakat. Jadi, sangat wajar diberikan insentif lebih," tegas Ruslan Tarigan menjawab Tribunpekanbaru.com, Minggu (21/8/2022).

Pemko Pekanbaru akan menaikkan honor para ketua RT dan RW sebesar Rp100 ribu, mulai tahun 2023. Saat ini, ketua RW hanya menerima Rp 650 ribu per bulan. Sementara ketua RT Rp 500 ribu per bulan.

Dengan kenaikan yang direncanakan, maka Ketua RW akan menerima perbulan Rp 750 ribu. Sedangkan Ketua RT menerima insentif perbulan Rp 600 ribu.

"Bahkan kita dapatkan informasi, insentif ini akan dibayarkan 12 bulan. Ini tentunya sangat bagus dan harus direalisasikan. Jangan seperti sebelumnya, insentif RT RW ini tak dibayarkan setahun penuh. Bahkan sering telat," terangnya.

Selain mendukung insentif RT RW, Politisi Senior PDI-P ini juga mendukung program Pemko, soal pemberian santunan kematian, dan insentif bagi ibu-ibu PPKBD.

Sebab, bantuan seperti ini wajar didapatkan masyarakat, apalagi saat ini ekonomi masyarakat masih merangkak naik, pasca dihantam badai Covid-19.

"Tapi kami juga mengingatkan Pemko, agar apa yang sudah diprogramkan dan disampaikan ke masyarakat, harus bisa direalisasikan. Jangan nanti di tengah perjalanan, macet dan tak direalisasikan. Tentu ini bisa menjadi preseden buruk ke depannya," kata Ruslan Tarigan mengingatkan.

Asisten III Setdako Pekanbaru Masykur Tarmizi membenarkan, adanya program Pemko terkait menaikkan insentif RT RW, memberikan santunan kematian, dan insentif bagi ibu-ibu PPKBD.

"Ini akan direalisasikan tahun depan (2023). Mudah-mudahan saja tidak ada hambatan. Kami sudah bahas bersama tentang program ini," akunya. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).  

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved