Pantun Melayu
5 Pantun Melayu Nasihat Sebagai Pegangan Hidup
Pantun melayu adalah gaya sastra tradisional paling dinamis, karena dapat digunakan pada situasi apapun.
TRIBUNPEKABARU.COM - Pantun melayu adalah gaya sastra tradisional paling dinamis, karena dapat digunakan pada situasi apapun.
Pantun melayu tidak pandang latar belakang apapun.
Pantun dapat digunakan baik untuk anak-anak, orang muda maupun orang tua.
Sebagaimana dikatakan bahwa:
Dalam kultur adat Melayu, di mana orang berkampung disana pantun bersambung.
Pantun melayu digunakan di berbagai acara, seperti perhelatan pernikahan.
Pantun melayu juga digunakan saat ada kegiatan dan kenduri.
Begitu juga saat ada rapat musyawarah untuk mencari kata mufakat.
Di mana ada adat dibilang, di sana pantun diulang. Di mana adat di bahas di sana pantun dilepas.
Pantun melayu banyak yang berisi nasihat atau tunjuk ajar.
Hal ini berguna sebagai panduan hidup agar tak salah arah dan tetap bepegang teguh pada nilai-nilai budaya dan agama.
Berikut contoh pantun nasihat yang bisa disampaikan dalam acara:
Yang merah hanya basa
Yang kurik hanya kundi
Yang indah hanya bahasa
Yang baik hanya budi
==============================
Buah ganja makan dikikir
Dibawa orang dari hulu
Barang kerja hendaklah pikir
Supaya jangan mendapat malu
==============================
Rama- rama si kumbang janti
Chatib indah pulang berkuda
Patah tumbuh hilang berganti
Budi baik dikenang juga
==============================
Zanjabela nama putri
Putera sultan askun ahmad
Barang siapa taukan diri
Kemana pergi dapat selamat
==============================
Encik sholeh menikam pari
Bilakan tumbuh padi di kota
Akhir menyesal di kemudian hari
Takkan sungguh bagai dikata
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/ilustrasi_pantun_melayu_2.jpg)