Breaking News:

Berita Pelalawan

Apa Kabar Program Pupuk Gratis Pemkab Pelalawan Senilai Rp 30 Miliar? Ini Penjelasan Disbunak

Program pupuk gratis kepada petani menjadi salah satu program unggulan Pemkab Pelalawan.

Penulis: johanes | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Johannes Tanjung
Program pupuk gratis kepada petani menjadi salah satu program unggulan Pemkab Pelalawan. FOTO: Kepala Disbunak Pelalawan, Akhtar SE 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Program pupuk gratis kepada petani menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan, sesuai janji kampanye Bupati H Zukri dan Wabup Nasarudin pada Pilkada tahun 2020 silam.

Tak tanggung-tanggung, Pemda telah mengalokasikan dana sebesar Rp 30 Miliar untuk pelaksanaan program pupuk gratis tersebut. Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) menjadi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang melaksanakan program pengadaan pupuk yang bernilai fantastis itu.

Sampai saat ini, Disbunak yang memproses realisasi program yang telah digadang-gadang sejak pemilihan kepala daerah dua tahun lalu.

"Secara teknis saat ini sudah oke. Namun secara aturan, sekarang kita sedang berkonsultasi dengan Aparat Penegak Hukum atau APH yang ada di Pelalawan," terang Kepala Disbunak Pelalawan, Akhtar SE kepada tribunpekanbaru.com, Rabu (24/8/2022).

Akhtar menerangkan, pihaknya telah berkoordinasi dan berkomunikasi dengan APH dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan. Tujuannya untuk meminta pendampingan salam menyusun aturan sebagai legalitas dalam pelaksanaan pupuk gratis kepada masyarakat petani. Disbunak tengah menyusun Peraturan Bupati (Perbup) yang mengatur secara rinci realisasi pupuk gratis yang akan diberikan kepada penerimanya.

"Kita tidak berjalan sendiri dalam hal ini. Ada bagian juga bagian hukumnya. Nah inilah yang sedang berkoordinasi dengan kejaksaan," tambah Akhtar.

Ditegaskannya, proses verifikasi data calon penerima pupuk gratis terus berjalan sembari berkonsultasi dengan APH dari Kejari Pelalawan. Syarat-syarat dari calon penerima dari 12 kecamatan yang telah memasukan permohonannya sedang diperiksa Disbunak. Mulai dari Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), surat tanah, hingga pengambilan titik koordinat di lapangan.

Data calon penerima program pupuk gratis ini telah masuk ke Disbunak Pelalawan sebanyak 33 ribu orang. Usulan diterima sejak beberapa bulan lalu dari masyarakat atau petani sawit. Dalam melakukan verifikasi data calon penerima pupuk gratis, Disbunak menggandeng tenaga pendamping desa dan kelurahan yang telah dibentuk oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD). Sehingga pendataan petani yang akan menerima bantuan pupuk ini lebih tepat dan akurat.

Adapun persyaratan bagi petani yang akan mendapatkan pupuk gratis yakni memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Pelalawan dan lahan sawit yang dimiliki berada di wilayah Pelalawan. Kebun yang pupuknya dibantu dengan luas maksimal 2 hektar, dibuktikan dengan surat tanah baik berupa Sertifikat Hak Milik (SHM), Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR), atupun dalam bentuk lain.

Dokumen itu yang menandakan jika yang bersangkutan memiliki lahan tersebut. Tentu di luar dari kawasan hutan ataupun areal yang telah dibebani perizinan.

"Bantuan pupuk gratis ini sifatnya stimulan saja, bukan secara total. Surat tanah calon penerima kita overlay dengan RTRW dan peta BPN," tandasnya.

Program pupuk gratis merupakan program unggulan Bupati Pelalawan H Zukri dan Wabup Nasarudin yang digaungkan sejak masa kampanye pada Pilkada 2020 lalu. Kemudian dimasukkan dalam visi dan misi serta disusun dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pelalawan tahun 2021-2026. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved