Breaking News:

Berita Siak

Kecelakaan Kapal di Sungai Siak, Seorang Juru Mudi Asal Semarang Dilaporkan Hilang

Kejadian berawal saat kapal TB AB/TK Comfort Shipping 2578 yang bermuatan pulp datang dari Jety 4 PT IKPP dengan tujuan Sungai Pakning.

Penulis: Mayonal Putra | Editor: CandraDani
nova.grid.id
Ilustrasi kapal tenggelam 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Dua kapal bermuatan mengalami tubrukan di perairan Sungai Siak, tepanya di Kuala Gasib, kecamatan Koto Gasib, Selasa (23/8/2022) malam.

Atas kejadian itu dilaporkan seorang juru mudi tenggelam dan jasadnya belum ditemukan hingga Rabu (24/8/2022) sore.

“Ya benar, kejadiannya tadi malam di sungai Siak, daerah Dusun Lubuk Miam, kampung Kuala Gasib perbatasan dengan kecamatan Tualang,” kata Camat Koto Gasib, Dicky Sofyan kepada Tribunpekanbaru.com.

Ia mengatakan, dari kecelakaan itu seorang juru mudi kapal dikabarkan hilang hingga saat ini.

Badan Sar Nasional (Basarnas) sudah melakukan pencairan di sekitar kecelakaan kapal tersebut.

Kepala Basarnas Pekanbaru I Nyoman Sidakarya melalui Humasnya Kukuh Widodo saat dikonfirmasi mengatakan kecelakaan dua kapal bermuatan itu diperkirakan terjadi pukul 19.00 WIB Selasa kemarin.

Kejadian berawal saat kapal TB AB/TK Comfort Shipping 2578 yang bermuatan pulp datang dari Jety 4 PT Indak Kiat Pulp and Paper (IKPP) dengan tujuan Sungai Pakning.

Saat bersamaan datang dari lawan arah kapal SPOB Melisa 1 dengan tujuan Pekanbaru. Kapal SPON Melisa 1 ini bermuatan BBM.

“Karena datang dari arah berlawanan dan posisi yang sangat dekat sehingga tabrakan tidak terelakkan. Akhirnya kapal TB.AB tenggelam dan juru mudinya belum ditemukan,” kata dia.

Juru Mudi kapal TBAB yang tenggelam diketahui bernama Irvan Samuel Simanjuntak (23), warga kota Semarang, Jawa Tengah.

Pencarian sudah dilakukan sejak pukul 07.00 WIB dan hingga berlanjut hingga saat ini.

“Sejak pukul 07.00 WIB kami sudah melakukan pencarian dengan menyisir area-area terdekat titik korban diduga tenggelam, namun hasilnya masih nihil,” kata dia.

Basarnas Pekanbaru melakukan pencarian menggunakan alat Aqua Eye untuk mendeteksi keberadaan korban.

Tim Basarnas menyisir sampai dengan radius 2 kilometer ke hilir dan hulu dari lokasi tenggelamnya kapal.

Unsur yang terlibat dalam pencarian ini adalah 6 orang KSOP Perawang, 2 orang dari agen kapal TBAB1.

Basarnas Pekanbaru menurunkan perlengkapan Rescue Car Compartemen truk angkut, Perahu karet dan Mopel, UWSD, Rescue net, Aqua eye, alnav dan alkom, pal medis dan APD hazmat.

( Tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved