Breaking News:

Berita Dumai

Sedang Asyik Rekap Togel Online di Warung Tuak Warga Pelintung Dumai Diamankan Aparat Polisi

pelaku OP (29) pelaku Togel warga Kelurahan Pelintung Kecamatan Medang Kampai diamankan aparat Polsek Dumai di sebuah warung tuak, Rabu (24/8/2022).

Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: CandraDani
istimewa
Ilustrasi barang bukti judi jenis toto gelap (togel) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI – Tim Opsnal Polsek Medang Kampai Jajaran Polres Dumai berhasil mengamankan pelaku tindak pidana perjudian jenis toto gelap (togel) Online dengan Situs Gol Togel.

Pengungkapan tindak pidana perjudian ini, dilakukan disebuah warung tuak disekitar Kelurahan Pelintung Kecamatan Medang Kampai, Selasa (23/8/2022) lalu.

Kapolres Dumai AKBP Nurhadi Ismanto, melalui Kapolsek Medang Kampai AKP Edwi Sunardi‎ membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan pelaku tindak pidana perjudian jenis togel Online.

"Pelaku Judi Togel yang berhasil diamankan yakni OP (29) warga Kelurahan Pelintung Kecamatan Medang Kampai," katanya, Rabu (24/8/2022).

AKP Edwi menjelaskan, pengungkapan bermula pada, Selasa (23/8/2022) sekitar pukul 17.00 WIB saat Tim Opsnal Polsek Medang Kampai Jajaran Polres Dumai mendapatkan informasi dari masyarakat atas dugaan adanya tindak pidana perjudian jenis Togel disebuah warung tuak disekitar Kelurahan Pelintung Kecamatan Medang Kampai.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tambahnya, Tim Opsnal Polsek Medang Kampai Jajaran Polres Dumai melakukan penyelidikan, dan berhasil mengamankan OP pelaku tindak pidana perjudian jenis Togel.

Ia menjelaskan, OP diamankan bersama sejumlah Barang Bukti (BB) yakni satu unit Handphone Android merk Vivo warna Biru Langit, satu buah akun dengan nama ELI84 beserta sandi dan Uang Tunai diduga hasil penjualan sejumlah Rp 55.000.

"Diketahui OP bertindak sebagai bandar ataupun penjual, selanjutnya dari keterangan OP Ia membeli nomor-nomor Togel melalui Aplikasi Online yakni Situs Gol Togel. OP dan seluruh Barang Bukti telah dibawa ke Polsek Medang Kampai untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," imbuhnya

AKP Edwi menerangkan, atas perbuatannya OP dipersangkakan melanggar Pasal 303 KUHP tentang Tindak Pidana Perjudian dengan ancaman penjara maksimal 10 tahun.

"Tak henti-hentinya Polri selalu mengimbau dan mengingatkan seluruh masyarakat agar selalu waspada dan jangan turut serta dalam kegiatan perjudian apapun itu bentuknya," pungkasnya.

(Tribunpekanbaru.com/donny kusuma putra)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved