Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Soal Sampah dan Perbaikan Jalan Rusak, Anggota DPRD Pekanbaru Sebut Pj Wako Muflihun Gagal

Legislator di DPRD Pekanbaru mengatakan penanganan sampah dan jalan rusak yang sudah dilakukan Pemko Pekanbaru jauh dari harapan masyarakat.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Legislator di DPRD Pekanbaru mengatakan penanganan sampah dan jalan rusak yang sudah dilakukan Pemko Pekanbaru jauh dari harapan masyarakat. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Harapan besar yang disandarkan masyarakat kepada Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun, terkait program prioritas, nampaknya tidak berjalan sesuai harapan.

Seperti halnya dari tiga program prioritas, dua antaranya dianggap gagal. Dua program yang gagal dilaksanakan seratus persen oleh Pj Wali Kota tersebut, penanganan sampah dan perbaikan jalan rusak.

Hal ini diakui legislator di Gedung Payung Sekaki DPRD Pekanbaru, Robin Eduar SE MH. Katanya, penanganan sampah dan jalan rusak yang sudah dilakukan Pemko Pekanbaru, jauh dari harapan masyarakat.

Padahal, Pj Wali Kota Muflihun sejak dilantik, selain banjir dua program ini wajib dituntaskannya. Hal tersebut juga sesuai instruksi Gubernur Riau Syamsuar.

"Kalau kita lihat hasil sekarang, gagal. Padahal Muflihun dilantik jadi Pj Wali Kota sudah tiga bulan," tegas Robin Eduar saat berbincang dengan Tribunpekanbaru.com, Kamis (25/8/2022).

Untuk diketahui, Gubernur Riau Syamsuar melantik Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun, pada Senin (23/5/2022) lalu. Beberapa hari sejak dilantik, Muflihun sempat tancap gas, terutama menangani sampah dan lainnya.

Namun sebulan terakhir, kecepatan kinerjanya mulai kendor, terutama penanganan sampah dan jalan rusak. Hal itu dibuktikan, masih banyak berserakan sampah di pinggir jalan, dan banyaknya jalan rusak yang belum diperbaiki.

Baik rusaknya karena faktor alam, maupun rusak akibat galian IPAL. Ini juga yang membuat masyarakat mempertanyakan, kenapa Pemko mulai kendor dalam perbaikan titik-titik jalan yang rusak.

"Jalan rusak ini dikeluhkan masyarakat setiap hari. Padahal, jika memang betul dikerjakan dan anggarannya tersedia, maka bisa diperbaiki. Tapi kenapa makin ke sini, makin melempem," sebut Politisi Partai PDI-P ini lagi.

Atas kinerja yang belum memuaskan ini, secara pribadi Robin Eduar, yang juga duduk di Komisi IV DPRD mengaku kecewa. Padahal, jalan rusak yang memang parah kondisi kerusakannya, termasuk akibat galian IPAL, wajib hukumnya diperbaiki.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved