Liga Italia
Inter Milan yang Incar, AC Milan yang Dapatkan, Nerazzurri Kembali Gigit Jari Ditikung Rival
Mau bagaimana lagi. Inter Milan tak serius. Padahal Inter yang mengincar, namun justru AC Milan yang mendapatkannya
Penulis: Ariestia | Editor: Budi Rahmat
TRIBUNPEKANBARU.COM- Inter Milan yang punya target, justru AC Milan yang berusaha untuk mendapatkan pemain muda ini.
Ya, sebuah kabar yang tidak mengenakkan datang dari Inter Milan. Mereka punya target yang nyata seorang pemain dengan talenta muda.
Namun, bukannya mendapatkan sang pemain, Inter Milan justru dikabarkan bisa kehilangan sang pemain.
Baca juga: Simone Inzaghi Sudah Punya Jurus agar Inter Milan Lolos dari Penyisihan Grup C Liga Champions
Sebab, tim rival mereka yakni AC Milan ternyata juga punya target yang sama. Hanya saja AC Milan tampak serius menyelaikan transfer sang pemain.
Tentu saja itu menjaid kabar yang tidak mengenakkan bagi penggemar Inter Milan. Inter Milan akan kembali kehilangan pemain Incaran
Ya, kabar terbaru menyebutkan AC Milan akan mencoba untuk menyelesaikan kesepakatan untuk Inter target Trevoh Chalobah jika Chelsea dapat menandatangani Wesley Fofana dari Leicester City, menurut sebuah laporan di media Italia.
Seperti yang telah dilaporkan oleh Gianluca Di Marzio, Rossoneri sangat serius untuk mengontrak pemain yang telah menyatakan minat yang jelas untuk menandatangani kontrak dengan Inter musim panas ini.
Chelsea Trevoh Chalobah tersedia untuk menandatangani pinjaman tetapi pihak Liga Premier ingin mendapatkan kesepakatan mereka untuk Wesley Fofana dari Leicester City melewati batas terlebih dahulu sebelum mereka mengizinkan 23 tahun untuk meninggalkan klub.
Baca juga: Inter Milan Di Grup Keras, Ada Barcelona dan Munchen, Ini Hasil Lengkap Drawing Liga Champions
AC Milan berada di posisi yang sama dengan Inter di mana mereka perlu menandatangani bek baru untuk menambah kedalaman lini belakang karena mereka telah kehilangan pemain dengan status bebas transfer yang belum diganti.
Inter telah bekerja untuk menemukan kesepakatan keuangan dengan Chelsea untuk pinjaman Trevoh Chalobah.
Pertandingan yang Sulit
Inter Milan tergabung di grup C pada undian pembagian grup Liga Champions yang digelar, Jumat (26/8/2022) dinihari.
Tidak sendiran tentunya, Inter Milan akan bersua dengan klub-klub top eropa. Tak tanggung-tanggung, Inter akn bertemu dengan Bayern Munchen dan Barcelona.
Tentu itu sebuah kenyataan yang membuat pelatih Inter Milan Simone Inzaghi harus memutar otak.
Untuk bisa lolos ke babak selanjutnya, tentu saja Inter Milan harus bermain konsisten dan melakukan upaya yang terbaik.
Baca juga: Gara-gara Negosiasi Terlalu Lama, Inter Milan Terancam Kehilangan Pemain Incaran
Sebab, lawan yang dihadapi adalah tim besar dan punya prestasi di kompetisi masing-masing.
Lalu, apa langkah Inzaghi terkait kenyataan yang sulit tesebut
Ya, Pelatih Inter Simone Inzaghi telah mengakui bahwa Inter menghadapi beberapa tim yang sangat tangguh di babak penyisihan grup Liga Champions tetapi menginginkan konsistensi dibandingkan musim lalu, menurut sebuah laporan di media penyiaran Italia.
Berbicara selama wawancara dengan Inter TV setelah pengundian, melalui FCInternews, pelatih Inter membahas fakta bahwa Nerazzurri akan menghadapi juara Jerman Bayern Munich, raksasa Spanyol Barcelona, dan Viktoria Plzen dari Republik Ceko.
Dia berbicara dengan bangga tentang prestise turnamen dan mengakui bahwa Inter telah diberikan grup yang sulit dibandingkan dengan yang lain.
Baca juga: Jelang Lazio vs Inter Milan, Rebutan Pemain di Lini Belakang Nerazzurri, Inzaghi Pilih Siapa?
“Liga Champions adalah kompetisi dengan gengsi tinggi. Kami akan bertemu tim yang sangat kuat dan terorganisir dengan baik, tetapi seperti biasa kami akan mempersiapkan setiap pertandingan dengan cara terbaik, mempelajari setiap detail karena kami tahu bahwa pada level ini tidak ada pertandingan yang mudah.”
Dia kemudian menekankan bahwa yang dicari Inter adalah konsistensi dalam turnamen sesuai dengan kinerja mereka musim lalu.
Mereka mencapai babak 16 besar musim lalu untuk pertama kalinya dalam satu dekade tetapi mereka kemudian tersingkir oleh Liverpool setelah mendapat hasil imbang yang sangat sulit. Inter berada di Grup C musim ini.
“Kami adalah Inter, kami menghadapi kompetisi ini dengan antusias, dengan tujuan memberikan konsistensi dengan apa yang kami lakukan tahun lalu.”(*)
(Tribunpekanbaru.com)