Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Legislator DPRD Kota Tagih Janji Pemerintah Soal Kenaikan BBM, Masyarakat Ngeluh Tiap Hari

Legislator di Gedung Payung Sekaki DPRD Pekanbaru, kembali merespon keluhan masyarakat terkait kenaikan BBM yang berimbas pada naiknya harga barang

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Nurul Qomariah
Istimewa
Anggota DPRD Pekanbaru Robin Eduar SE MH 

Belum lagi, faktor harga minyak mentah dunia yang tak bisa dikendalikan.

Begitu halnya dengan kuota Pertalite, disediakan sebanyak 23 juta kiloliter.

Namun hingga Juli ini sudah habis terpakai 16,84 juta kiloliter.

Artinya tiap bulan 2,4 juta kiloliter habis. Kalau itu diikuti, akhir September habis untuk Pertalite.

Sementara itu, mengenai anggaran subsidi yang disediakan pemerintah sendiri untuk energi sebanyak Rp 502 triliun.

Jika BBM saja sebelum akhir tahun sudah habis, bukan pemerintah mencabut subsidi, tapi subsidinya yang sudah habis.

"Makanya dari awal yang kita tekankan di sini, kalau pemerintah memang harus menaikkan harga, silakan lakukan. Karena di satu sisi, kondisi ini juga tak bisa ditahan," papar Politisi PDI-P ini.

Tak sampai di situ, Robin Eduar mengharapkan, jika nanti pemerintah sudah menaikkan harga, harus betul-betul menjamin pengendalian dan pengawasannya.

Sehingga ketersediaan dan distribusi kuota BBM, dapat tersedia dengan mudah oleh masyarakat. Baik yang masih subsidi maupun sebaliknya.

"Kalau sudah seperti ini, maka pemerintah harus menyiapkan skema ekonomi. Terutama bisa mengendalikan kenaikan harga sejumlah barang di semua sektor. Karena itu sudah pasti terjadi," tegasnya berharap.

( Tribunpekanbaru.com / Syafruddin Mirohi )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved