Liga Italia

Fans Inter Milan Menangis, Nerazzurri Keok 3-1, Simone Inzaghi : Kekalahan yang Menyakitkan

Seorang fans Inter Milan menangis usai Nerazzurri dikalahkan Lazio dalam laga lanjutan Liga Italia yang berlangsung Sabtu Dinihari

Penulis: Ariestia | Editor: Budi Rahmat
tangkap layar youtube
Fans Inter Milan menangis usai Inter Milan dikalahkan Lazio 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Inilah momen seorang gadis yang mebnangis terisak-isak usai Inter Milan dihajar Lazio dnegan skor 3-1.

Kekalahan yang tentu saja membuat posisi Inter Milan merosot dan tentu saja menjadi evaluasi bagi Simone Inzaghi.

Inter Milan yang diharapkan bisa mendapatkan tiga poin, justru dibikin tak berkutik oleh Lazio.

Baca juga: Lazio vs Inter Milan, Simone Inzaghi Siap Berikan Kejutan, Antisipasi Sosok Pemain Ini

Skor 3-1 sudah cukup menggambarkan Inter Milan belum memiliki kemampuan yang stabil untuk laga-laga di Liga Italia.

Setidaknya gawang mereka sudah dihancurkan sebanyak empat gol sampai tiga pekan berjalan.

Kekalahan yang sejak awal memang sudah diwanti-wanti oleh Simone Inzaghi. Bahwa menghadapi Lazio akan menjadi sebuah hambatan yang cukup besar bagi Inter Milan.

Kekalahan tersebut juga menjadi sebuah kesedihan bagi fans Inter Milan. Seorang fans gadis tersorot kamera menangis.

Terlihat orangtuanya berusaha untuk mendiamkannya memberinya semangat.

Baca juga: Inter Milan yang Incar, AC Milan yang Dapatkan, Nerazzurri Kembali Gigit Jari Ditikung Rival

Kekalahan yang Menyakitkan

Pelatih Inter Simone Inzaghi mengatakan bahwa kekalahan 3-1 melawan Lazio menyengat dan jika Denzel Dumfries mencetak gol di babak kedua, segalanya akan berubah, menurut sebuah laporan di media penyiaran Italia malam ini.

Berbicara saat wawancara dengan DAZN di akhir pertandingan di Stadio Olimpico pada Jumat malam, melalui FCInternews , manajer memilih momen kunci di babak kedua.

Inter menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui Lautaro Martinez hanya lima menit memasuki babak kedua dan segera setelah itu, Denzel Dumfries memiliki peluang besar untuk mencetak gol sundulan yang akan membuat skor menjadi 2-1 untuk Inter.

“Kekalahan menyengat karena cara itu terjadi. Pertandingan itu seimbang, dan berjuang keras melawan lawan yang berkualitas. Gol Luis Alberto memecahkan pertandingan, saat kedudukan 1-1 kami memiliki peluang Dumfries yang akan mengubah banyak hal. Kami harus menempatkan lebih banyak keburukan di pihak kami karena permainan ini dimainkan pada saat-saat tertentu.”

Baca juga: Inter Milan Di Grup Keras, Ada Barcelona dan Munchen, Ini Hasil Lengkap Drawing Liga Champions

Dia menekankan lagi bagaimana Inter tidak cukup jahat sepanjang pertandingan dan harus lebih kejam.

“Kami menciptakan peluang dengan Correa dan Dzeko, kami memiliki babak pertama yang bagus tetapi kami membutuhkan lebih banyak kekejaman dan tekad. Kami tahu bahwa dalam pertandingan ini kami harus berbuat lebih banyak.”

Simone Inzaghi ditanya apakah fakta bahwa Romelu Lukaku masih bekerja untuk mencapai kebugaran fisik puncak memengaruhi cara tim lainnya dapat bermain.

“Dia memainkan dua pertandingan pertama dengan cara terbaik. Lebih dari melihat perubahan, kami harus menganalisis permainan yang hilang, bentrokan langsung yang menyakitkan. Kami tahu bahwa kami harus berbuat lebih banyak dalam pertandingan ini untuk menang, di luar kondisi Lukaku atau Lautaro.”

Sang pelatih mengakui bahwa dia tahu Lazio akan sangat bagus dalam menutup ruang-ruang yang coba digarap oleh para penyerang Inter.

Baca juga: Lazio vs Inter Milan, Inilah Dua Pemain yang Paling Ditakuti Simone Inzaghi, Bikin Nerazzurri Hancur

“Kami tahu apa yang akan dilakukan Lazio. Di babak pertama kami membatasi serangan balik dengan menguasai lapangan dengan baik dan memasukkan banyak bola yang mengundang. Saat kedudukan 1-1, kami membutuhkan lebih banyak kekejaman dan determinasi. Peluang Dumfries akan mengubah permainan di pihak kami, sebelum gol Luis Alberto.”

Ketika ditanya apakah pertahanan Inter memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan berdasarkan permainan ini, dia berkata: “Kami harus melakukan yang lebih baik, tetapi seluruh tim. Gol pertama kami tidak bisa kebobolan, yang kedua dan ketiga adalah dua gol hebat dengan dua permainan individu yang sangat penting. Tim seperti kami tidak bisa kebobolan gol seperti yang pertama.”

Dia memilih untuk memulai dengan Roberto Gagliardini melawan Lazio dan dia mengkonfirmasi bahwa itu dilakukan untuk membatalkan Sergej Milinkovic-Savic.

"Sangat. Setelah kekalahan Anda melihat pilihannya, tetapi jika Dumfries yang mencetak gol alih-alih Luis Alberto, kami akan membicarakan hal lain. Di liga kami tahu ada tim seperti Lazio yang bisa mengalahkan siapa pun dalam satu pertandingan.”

Akhirnya, dia ditanya tentang pentingnya kalah dalam bentrokan langsung: “Kekalahan tidak boleh datang, itu datang dan itu menyengat. Kami akan menganalisisnya besok, tetapi kami harus pandai mengubah episode di pihak kami.”(*)

Baca juga: Gara-gara Negosiasi Terlalu Lama, Inter Milan Terancam Kehilangan Pemain Incaran

Baca juga: Simone Inzaghi Sengaja Tunggu Bursa Transfer Ditutup demi Dua Pemain Andalan Inter Milan

Baca juga: Jelang Lazio vs Inter Milan, Rebutan Pemain di Lini Belakang Nerazzurri, Inzaghi Pilih Siapa?

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved