Breaking News:

DPRD Pekanbaru

1 September Beli BBM Pakai Aplikasi MyPertamina di Pekanbaru, DPRD Minta Sosialisasikan Dulu

Masyarakat Riau, khususnya Kota Pekanbaru harus bersiap-siap, jelang diterapkannya pembelian BBM di SPBU, menggunakan aplikasi MyPertamina

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
ISTIMEWA
Masyarakat Riau, khususnya Kota Pekanbaru harus bersiap-siap, jelang diterapkannya pembelian BBM di SPBU, menggunakan aplikasi MyPertamina. FOTO: Warga Riau mendaftar subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) tepat MyPertamina hingga Selasa (26/7/2022). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Masyarakat Riau, khususnya Kota Pekanbaru harus bersiap-siap, jelang diterapkannya pembelian BBM di SPBU, menggunakan aplikasi MyPertamina.

Terutama BBM bersubsidi solar dan pertalite.

Pertamina Patra Niaga sudah menetapkan, konsumen Solar dan Pertalite secara Nasional, termasuk di provinsi Riau akan dilaksanakan pada awal September (1 September 2022) mendatang. Sebelumnya, sudah dilaksanakan di lima provinsi di Indonesia.

Dengan demikian, seluruh SPBU sudah mewajibkan konsumennya membeli BBM bersubsidi pakai aplikasi MyPertamina. Wakil rakyat di Gedung Payung Sekaki DPRD Pekanbaru, merespon kebijakan Pertamina ini.

Legislator mengharapkan, agar Pertamina tak langsung menerapkan di Kota Pekanbaru. Karena dipastikan, belum semua masyarakat siap untuk menggunakan aplikasi tersebut.

"Paling tidak, lakukan sosialisasi untuk beberapa pekan. Karena dari awal, masyarakat sudah banyak menolak. Jujur saja, masyarakat kita sebagian masih gaptek," tegas Anggota DPRD Pekanbaru Ruslan Tarigan SPd MH, kepada Tribunpekanbaru.com, Minggu (28/8/2022).

Lebih dari itu, Politisi Senior PDI-P ini meminta, agar Pertamina tidak lagi membatasi kuota solar di lapangan. Pastikan semua jenis stok lainnya tersedia.

Apalagi jenis solar yang beberapa bulan belakangan ini dikeluhkan masyarakat. Tidak hanya kuota dibatasi, namun antrian panjang setiap hari, selalu menghiasi SPBU.

"Kalau kita lihat, Pertamina tidak akan siap dengan programnya ini (MyPertamina). Tidak ada jaminan, bahwa sinyal Ponsel tidak akan lelet, kemudian perangkat ini bisa standby setiap menit. Makanya, saran kami, maksimalkan sosialisasi dan solusi lainnya," sebut eks Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru ini lagi.

"Justru Pertamina kini, lebih baik fokus pembenahan manajemen secara menyeluruh, untuk efisien dan penambahan kilang baru. Sehingga bisa tingkat produksi, dan untuk tekan biaya," tambah legislator dua periode ini.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved