Breaking News:

Berita Pelalawan

Harimau yang Terkam Wanita Pekerja HTI di Pelalawan Belum Terekam Kamera BBKSDA, DPRD Bilang Begini

Harimau yang menerkam wanita pekerja perusahaan HTI di pelalawan belum terekam kamera trap yang dipasang BBKSDA Riau di sejumlah titik

Penulis: johanes | Editor: Nurul Qomariah
Istimewa
Jejak kaki Harimau yang ditemukan di sekitar lokasi tewasnya wanita pekerja HTI di Pulau Muda Pelalawan. Hingga kini harimau belum terlacak keberadaannya. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Harimau yang menerkam pekerja perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI) di Kabupaten Pelalawan pada 19 Agustus lalu, belum terekam kamera trap.

Kamera trap itu dipasang tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau.

Tim BKSDA Riau telah memeriksa kamera trap yang sudah dipasang sejak satu hari setelah serangan Harimau kepada karyawan perusahaan HTI bernama Seha Sopiana Manik (44).

Ada 5 kamera trap yang dipasang oleh BBKSDA di beberapa titik.

Yakni di sekitar lokasi serangan, di dekat barak atau tempat tinggal pekerja, hingga di jalur perlintasan Si Belang itu di areal HTI PT Peranap Timber.

"Kemarin hasil kamera trap sudah diperiksa, tetapi harimau yang diduga menerkam korban belum terekam. Jadi dipasang kembali," terang Kepala Bidang Wilayah l BKSDA Riau, Andri Hansen Siregar kepada Tribunpekanbaru.com, Minggu (28/8/2022).

Setelah berkoordinasi dengan pihak perusahaan, lanjut Andri Hansen, tim BBKSDA berencana menambah kamera trap di lokasi penyerangan satwa buas itu di Desa Serapung Kecamatan Kuala Kampar berbatasan dengan Desa Pulau Muda Kecamatan Teluk Meranti.

Padahal tim kembali menemukan jejak baru harimau di sekitar lokasi penyerangan.

Pihaknya berharap individu harimau yang diduga memangsa korban hingga tewas bisa diketahui melalui kamera trap.

Agar langkah selanjutnya bisa dilakukan yakni pemasangan kandang jebak untuk mengevakuasi harimau sumatera itu.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved