Breaking News:

Setuju Pensiunan DPR Tak Usah Digaji jadi Beban Negara, Susi Pudjiastuti: Menteri Juga Tak Perlu

Sorotan warganet inipun ditanggapi oleh mantan Menteri Kelautan dan Perikanan dari Kabinet Kerja 2014-2019, Susi Pudjiastuti.

Penulis: | Editor: Firmauli Sihaloho
Instagram Susiair.id
Susi Pudjiastuti dengan perusahaannya Susi Air 

TRIBUNPEKANBARU.COM -Menteri Keuangan   Sri Mulyani menjadi sorotan usai berkomentar soal pensiunan PNS.

Sri Mulyani sebelumnya mengatakan gaji pensiunan PNS menjadi beban negara.

Sebab, menghabiskan Rp 2.800 triliuyn.

Dikutip dari Kompas.com,  Sri Mulyani juga meminta untuk mengubah skema pensiunan PNS.

"Yang terjadi sekarang, ASN, TNI, POLRI memang mengumpulkan dana pensiun di Taspen dan Asabri namun untuk pensiunnya mereka enggak pernah membayarkan, tetapi yang membayarkan APBN penuh," ujar Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Rabu (24/8/2022).

Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Isa Rachmatawarta merinci, besaran dana yang sebesar Rp 2.800 triliun itu terdiri dari pensiunan PNS pemerintah pusat sebesar Rp 900 triliun dan pemerintah daerah Rp 1.900 triliun.

Diketahui, skema penghitungan pensiunan PNS masih pay as you go.

Yakni dari hasil iuran 4,75 persen dari gaji PNS yang dikumpulkan melalui PT TASPEN dan ditambah dana dari APBN.

Skema tersebut juga digunakan TNI dan Polri, namun dikelola PT Asabri.

Setelah pernyataan tersebut, muncul perhatian bagaimana dengan pensiunan DPR?

Pensiunan DPR justru diberikan seumur hidup.

Hal ini disebut warganet hal yang lebih membebani negara.

Padahal anggota DPR hanya menjabat selama 5 tahun, tidak seperti PNS.

Sorotan warganet inipun ditanggapi oleh mantan Menteri Kelautan dan Perikanan dari Kabinet Kerja 2014-2019,  Susi Pudjiastuti.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved