Breaking News:

Berita Pelalawan

Pengelola PKS Mini yang Disegel di Pelalawan Tak Kunjung Urus Izin, DLH Tegaskan Hal Ini

Sampai saat ini manajemen PKS mini yang disegel tak kunjung urus izin ke DLH Pelalawan, dan belum boleh beroperasi lagi

Penulis: johanes | Editor: Nurul Qomariah
Istimewa
Penyegelan PKS mini di Desa Sehati Kecamatan Langgam bebrapa waktu lalu. Hingga kini pihak pengelola tak kunjung urus izin. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Pabrik Kepala Sawit (PKS) mini yang disegel Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan di Desa Segati Kecamatan Langgam awal Bulan Agustus lalu belum mengurus dokumen perizinan hingga Senin (29/8/2022).

Padahal sudah satu bulan tim terpadu menyegel PKS mini lantaran sama sekali tak mempunyai izin, selain Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

PKS tanpa nama dan plang itu sudah 6 tahun beroperasi dan melakukan pengolahan buah sawit yang dijual oleh masyarakat.

Sampai saat ini manajemen pabrik itu tak kunjung mengurus sederet izin yang dibutuhkan.

"Mereka belum ada mengurus izin sampai saat ini ke Pemda. Baik ke kita maupun ke DPMPTSP. Ini sudah satu bulan penyegelan berjalan," tutur Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pelalawan, Eko Novitra kepada Tribunpekanbaru.com Senin (29/8/2022).

Eko Novitra menerangkan, satu pekan setelah penyegelan oleh tim terpadu dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pengurus PKS mini itu mendatangi DLH.

Mereka meminta petunjuk terkait izin-izin apa saja yang musti diurus agar pihaknya bisa beroperasi kembali.

Setelah DLH memberikan petunjuk sederet dokumen perizinan yang harus dipenuhi, pengurus PKS mini itu pulang.

Namun hingga saat ini proses pengurusan izin-izin yang dimaksud belum dimulai.

"Jadi sampai saat ini, mereka belum bisa beroperasi sama sekali. Karena per hari ini, segel belum kita buka karena izinnya belum ada," tandas Eko Novitra.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved