Breaking News:

DPRD Pekanbaru

DPRD Pekanbaru Rekomendasikan ke Pemko Percepat Kerjasama Pasar Bawah dengan Perusahaan Baru

Hasil hearing Komisi II DPRD Pekanbaru, dengan Disperindag bersama tim, di ruang Banmus, Selasa

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Syafruddin Mirohi
Suasana hearing Komisi II DPRD Pekanbaru dengan Disperindag, Asisten II Setdako, Kabag Hukum, Ketua Tim Pengelolaan Pasar, PT Dalena Pratama Indah eks Pengelola Pasar Wisata Pasar Bawah, di ruang Banmus, Selasa (30/8/2022). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Hasil hearing Komisi II DPRD Pekanbaru, dengan Disperindag bersama tim, di ruang Banmus, Selasa (30/8/2022), menghasilkan beberapa rekomendasi.

Satu di antara rekomendasi yang paling urgen yakni, Komisi II DPRD bersama tenaga ahli meminta, agar Pemko mempercepat proses kerjasama Pasar Bawah dengan perusahaan baru, yang menjadi pemenang tender beberapa waktu lalu.

Sebab, terlalu lama masa peralihan, yang bisa menimbulkan multi persepsi. Apalagi kini Pemko membentuk Tim Evaluasi Review Pasar Bawah, yang sebenarnya tidak terlalu diperlukan.

"Jangan berlama-lama memberikan surat kontrak kepada pemenang baru. Tinggal hitung aja, ngapain bentuk bentuk tim. Seperti ini kan tidak bagus," tegas Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru Dapot Sinaga SE, usai hearing.

Dalam hearing juga hadir Pimpinan DPRD Pekanbaru T Azwendi Fajri SE, Wakil Ketua Komisi II DPRD Hj Arwinda Gusmalina ST, anggota Komisi II lainnya, Zainal Arifin, Munawar Syahputra, Sofia Septiana dan Eri Sumarni.

Sementara dari Pemko hadir Kepala Disperindag Ingot Ahmad Hutasuhut beserta staf,  Asisten II Setdako El Syabrina, Ketua Tim Pengelolaan Pasar Mahyuddin, Kabag Hukum Edi Susanto, Pengelola PT Dalena Pratama Indah eks Pengelola Pasar Wisata Pasar Bawah Veladhio Pranajaya SE, tenaga ahli.

"Jadi intinya, dari hasil hearing ini, kita sudah buat notulen. Kita juga buat rekomendasinya yang akan diserahkan ke Pj Wako melalui Sekko Senin pekan depan disaksikan media massa. Kita tidak ingin berlama-lama, kasihan pedagang dan pengusahanya," sebut Politisi Senior PDI-P ini lagi.

Legislator ini juga menyampaikan, bahwa dari hasil pemaparan Disperindag dan tim, termasuk pengelola yang lama PT Dalena Pratama Indah (DPI), tak ada masalah yang berarti.

"Semuanya sudah clear, dan pengelola lama siap menjalankan catatan yang diberikan Pemko. Baik eskalator rusak, keramik pecah yang pembayarannya dikonversikan ke uang. Alasannya sangat jelas, termasuk juga tidak ada pungli, ini clear," tegas Dapot.

Hal yang sama disampaikan Pimpinan DPRD Pekanbaru T Azwendi Fajri SE. Bahkan Politisi Senior Partai Demokrat tersebut mengaku heran dengan langkah yang dilakukan Pemko saat ini, pemenangnya sudah ada, tapi kenapa harus bentuk tim lagi.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved