Breaking News:

Berita Siak

Kukuhkan FPPJ, Bupati Siak Sebut Terobosan Baru dan Mungkin Pertama di Indonesia

Bupati Siak Alfedri mengukuhkan kepengurusan Forum Perusahaan Peduli Jalan (FPPJ) kabupaten Siak, Selasa

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Ariestia
Istimewa
Bupati Siak Alfedri angkat tangan saat berfoto bersama dengan pengurus FPPJ kabupaten Siak, Selasa (30/8/2022) di aula Kantor Bupati Siak. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Bupati Siak Alfedri mengukuhkan kepengurusan Forum Perusahaan Peduli Jalan (FPPJ) kabupaten Siak, Selasa (30/8/2022) di ruangan Indra Pahlawan, lantai II kantor bupati Siak.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan Rakyat dan Permukiman (PU Tarukim) Siak Ari Nufizal resmi jadi ketua dengan kepengurusan lebih 30 perusahaan di bawahnya.

Kepala Dinas PU Tarukim Siak Irving Kahar dan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Siak Junaidi ikut dikukuhkan sebagai penasihat FPPJ Kabupaten Siak. Menariknya, para pengurus yang dilantik kompek memakai kemeja putih. Pengukuhan ini juga disaksikan Kepala Kejari Siak dan Kapolres Siak.

Ketua FPPJ Kabupaten Siak Ari Nufizal mengatakan anggota FPPJ akan menggelar pertemuan secara internal dalam waktu dekat untuk mengokohkan konsolidasi dan persamaan persepsi. Di samping itu pengurus juga akan terus bersosialisasi kepada perusahaan -perusahaan yang belum tergabung.

“Tidak ada paksaan bagi perusahaan untuk bergabung namun kita harapkan inisiatif mereka. Namun demikian kita akan tetap berupaya meyakinkan rekan-rekan dari perusahaan bahwa FPPJ akan memberikan manfaat untuk masyarakat dan perusahaan itu sendiri,” kata dia.

Ia menguraikan, ada regulasi terkait peran masyarakat tentang penyelenggaraan jalan. Amanah itu tertuang dalam Undang-Undang nomor 38 Tahun 2004 dan perubahannya menjadi Undang-undang nomor 2 Tahun 2022 tentang Jalan, serta Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2006 Tentang Jalan pada Pasal 118 tentang Peran Masyarakat dalam Penyelenggaraan Jalan.

“Jadi forum ini bukan bermaksud untuk menekan perusahaan, tetapi sebagai wadah untuk bersama-sama antara Pemerintah Kabupaten Siak dengan Perusahan –Perusahaan yang memanfaatkan jalan dengan menggugah seluruh perusahaan agar peduli terhadap jalan, sebab jalan merupakan urat nadi perekonomian masyarakat,” kata dia.

Selama ini banyak kendala yang terjadi akibat buruknya kondisi jalan yang digunakan masyarakat dan perusahaan. Ada perusahaan yang mencoba membangun jalan namun kekuatan jalan hanya dapat bertahan untuk beberapa waktu.

“Misalnya PT Kimia Tirta Utama (KTU) membangun jalan khusus mereka, namun jalan itu juga digunakan masyarakat. Karena konstruksi mungkin tidak standar sehingga jalan yang dibangun itu cepat rusak. Nah dengan adanya forum ini perusahaan bisa berbagai sehingga mendapatkan konstruksi yang baik dan benar sehingga sekali membangun jalan kondisinya sudah baik,” kata dia.

Selain itu Ari Nufizal juga memberikan contoh bahwa ada perusahaan cangkang di Buton Kecamatan Sungai Apit yang mempunyai keinginan untuk membangun jalan, namun mereka tidak punya alat. Melalui forum ini, perusahaan tersebut bisa menceritakan kendalanya dan Dinas PU Tarukim siap membantu menggunakan alatnya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved