Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Kenaikan BBM Solar dan Pertalite, DPRD Pekanbaru Minta Pemko Awasi Distribusi Kebutuhan Pokok

Pemerintah sudah memberi sinyal, akan menaikkan harga BBM jenis solar dan pertalite, pada awal September 2022

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Pemerintah sudah memberi sinyal, akan menaikkan harga BBM jenis solar dan pertalite, pada awal September 2022. FOTO ILUSTRASI 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pemerintah sudah memberi sinyal, akan menaikkan harga BBM jenis solar dan pertalite, pada awal September 2022.

Namun jauh sebelum hari H rencana kenaikan tersebut, beberapa harga komoditi sudah duluan naik.

Tidak menutup kemungkinan juga, setelah resmi BBM dinaikkan, sejumlah harga barang kembali naik. Hal ini lah yang paling dirisaukan Anggota DPRD Pekanbaru Ruslan Tarigan SPd MH.

Politisi Senior PDI-P ini sebenarnya sejak awal, tidak setuju harga solar dan pertalite dinaikkan. Karena akan menambah sengsara rakyat.

"Jadi, kita harapkan dampak kenaikan ini, bisa dikendalikan pemerintah. Khusus di Kota Pekanbaru, kita harapkan Pemko mengawasi distribusi barang-barang kebutuhan pokok," kata Ruslan Tarigan kepada Tribunpekanbaru.com, Rabu (31/8/2022).

Ruslan Tarigan yang juga Anggota Komisi I DPRD ini juga mengharapkan, agar tidak ada penimbunan sembako. Karena biasanya ada saja oknum yang bermain di lapangan, yang dampaknya harga-harga melambung naik.

"Sejak awal sudah kita wanti-wanti, kenaikan harga BBM menimbulkan multiplier effect. Yang paling terdampak, harga-harga kebutuhan pokok otomatis naik. Makanya masyarakat kecil yang akan menerima dampak yang paling berat," sebutnya.

Di Kota Pekanbaru, terdapat beberapa pasar dan distributor kebutuhan pokok. Disperindag diminta bekerja ekstra, memastikan bahwa kebutuhan pokok untuk daerah ini tetap terpenuhi.

"Kita juga minta pastikan, kalau pun ada kenaikan harga, jangan terlalu tinggi. Kasihan masyarakat kecil. Kita juga minta Pemko bisa memastikan ini," tegasnya.

Hingga kini, belum bisa diketahui pasti, berapa kenaikan harga solar dan pertalite.

Menteri Keuangan Sri Mulyani belum lama ini mengungkapkan, jika pemerintah memiliki tiga pertimbangan, dalam menghadapi gejolak harga minyak dunia dan tingginya beban subsidi BBM.

Tiga pertimbangan tersebut adalah, menaikkan anggaran kompensasi dan subsidi energi, sehingga semakin membebani APBN. Mengendalikan volume pertalite dan solar. Menaikkan harga pertalite dan solar. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).  

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved