Breaking News:

Berita Pelalawan

Hingga Awal September Ini Serapan APBD Pelalawan Masih Rendah, BPKAD Ungkap Penyebabnya

Serapan anggaran yang masih di angka 39 persen dari total APBD Pelalawan Rp 1,6 T, membuat BPKAD imbau OPD segera menggesa pelaksanaan kegiatan

Penulis: johanes | Editor: CandraDani
Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung
Wakil Bupati Pelalawan H Nasarudin SH MH menyerahkan KUA-PPAS tahun anggaran 2023 ke pimpinan DPRD pada Selasa (30/8/2022) lalu di ruang paripurna dewan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN- Serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pelalawan tahun 2022 masih cukup rendah hingga awal Bulan September ini.

Padahal tahun anggaran berjalan sudah memasuki bulan kesembilan atau triwulan ketiga.

Namun realisasi anggaran masih belum maksimal dan jauh dari target yang harusnya dicapai oleh Pemda Pelalawan.

Berdasarkan data milik Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), serapan anggaran masih di angka 39 persen dari total APBD sebesar Rp 1,6 triliun.

"Saat ini memang masih di angka 39 persen. Seharusnya sudah lebih dari itu jika memasuki bulan September," kata Kepala BPKAD Pelalawan, Devitson Saharuddin SH MH kepada Tribunpekanbaru.com, Kamis (1/9/2022).

Devitson mengakui jika realisasi APBD ini masih tergolong rendah.

Merujuk pada target yang ditetapkan sebelumnya, semestinya serapan anggaran sudah di angka 50 persen atau separuh dari APBD seharusnya telah terserap melalui kegiatan serta program yang dijalankan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Tetapi harapan itu masih jauh dari kenyataan yang terjadi saat ini.

Devitson mengungkapkan, ada beberapa faktor yang menyebabkan lambatnya serapan anggaran pada tahun 2022 ini.

Diantaranya, masih ada proyek di OPD yang besar belum dilelang sama sekali padahal menyedot anggaran yang banyak.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved